Kabarnusantaranews,Makassar;– Keputusan ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mengganti beberapa pengurus DPD II, hal ini mendapat kecaman dari mantan Bendahara DPD Sulsel.

Diketahui Nurdin Halid mengganti sejumlah ketua DPD II. Senior Golkar Sulsel Rusdin Abdullah menyayangkan Nurdin menunjuk PLT ketua DPD II dengan orang kurang potensial.

“Saya sebagai mantan Bendahara Golkar Sulsel, menyayangkan komposisi pergantian lima ketua DPD. Apalagi mereka diganti karena diduga menolak mendukung calon tertentu,” ujar pria yang akrab disapa Rudal itu dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (30/5/2020).

Hal ini mendapat tanggapan serius dari Nasran Mone yang juga Politisi Senior di Partai lambang Beringain ini, menurutnya Rusdin Abdullah tidak mengerti berpolitik, sehingga membuat kader Golkar ikut prihatin.

“Ini rasa rasanya sudah kurang asyik kalau tidak di respon, karna berulang ulang di Share, membaca komentar Rudal ini, saya menduga Rudal (Rusdin Abdullah) mungkin tidak terlalu mengerti ber partai,” ucap Mantan Anggota DPRD Makassar ini.

Menurut pria yang sering di sapa Ca’mon, partai punya landasan sendiri untuk mengganti pengurus, tidak semerta- merta di ganti begitu saja.

” Di partai itu biasanya kalau dilakukan pergantian pasti ada pertimbangan organisasi, mungkin pergantian ini karna sekaitan dengan kinerja, kalau pun menduga proses pergantian itu karna tidak mendukung calon tertentu,” tuturnya kepada media.

Ini mungkin yang agak keliru, semestinya kalau Rudal masih merasa kader Golkar dan notabene senior, pasti jam terbang berpolitik tidak di ragukan lagi dan pasti sudah banyak menghadapi dinamika, tentu mengerti cara menyelesaikan masalah.

” Bukan dengan cara seolah olah menyerang Bapak Nurdin Halid,” katanya melalui WhatsApp, Minggu 31/5.

Ca’mon pun mengharap para senior Golkar, tidak membuat kegaduhan sehingga tetap menghargai Ketua Umum Nurdin Halid.

“Pak’ NH itu pengurus tinggi partai Golkar di DPP, bukan kaleng kaleng, mungkin soal jam terbang berpolitik sebaiknya Rusal masih perlu banyak belajar dengan Pak NH, gaya menyerang nyerang sesama kader partai dan mempublik publikkan tentu tidak terlalu besar pengaruhnya singkat deh,” tuturnya.

Pria dengan julukan Nakke Tosseng ini pun, mengharap agar Rudal paham kondisi saat ini, apalagi di masa Covid yang wajib cuci tangan.

“Saran saja ke Rudal sebaiknya berhentilah menyerang dengan cara cara seperti ini, metodenya harus berubah dimasa COVID-19 Corona kayanya belum melandai rajin cuci tangan, pake masker, jaga jarak, semoga kita sekalian baik baik adanya,” tutupnya.(Ar/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here