Kabarnusantaranews, Bulukumba;- Serangan opini yang dialamatkan kepada Ketua DPD NasDem Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto jelang Pilkada Bulukumba makin liar.

Meski Tomy Satria tidak pernah sama sekali bersikap akan bertarung pada posisi wakil atau 02 dan selalu tegas untuk posisi calon bupati atau 01, namun serangan opini, khususnya di media sosial memaksakan Tomy Satria 02.

“Penggiringan opini itu sangat jelas dan sangat mudah terdeteksi. Tapi kita tetap tanggapi dengan santai dan bijak,” kata Jubir milenial Eka Satria Irawan, Jumat (27/12/2019).

Meski issu itu makin terus liar, namun wacana Tomy Satria untuk posisi 02 sangat sulit terwujud, apalagi ingin berpasangan dengan Askar HL, yang dari segi kapasitas Tomy Satria lebih unggul, baik survei, rekam jejak perjalanan politik maupun kecakapan di hadapan publik. Hal ini tidak ditepis oleh koordinator SMRC wilayah Kabupaten Bulukumba, Iwan Salassa.

“Kedua orang calon pemimpin ini harus dipertarungkan, mereka beda kutub baik dari segi paradigmatik maupun yang lainnya,” jelas Iwan Salassa.

Ia secara tegas menyebutkan, Tomy Satria cenderung lebih cerdas dibanding dengan Askar HL. Iwan juga menuturkan bahwa visi pembangunan Askar HL belum jelas.

“Begitupun dengan visi pembangunan yang diusung Askar belum jelas. Sementara Tomy Satria yang setengah petahanapun masih membutuhkan formulasi membawa Bulukumba yang terbaik, ditambah Lagi kepentingan setengah juta masyarakat Bulukumba kepada kedua kandidat ini,” ungkap Iwan Salassa.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here