Kabar Nusantara News;- Jika anda pecinta kebudayaan tak benda yang merupakan tradisi, seni pertunjukan, ekpresi lisan seperti bahasa, praktek, ekspresi, pengetahuan, keterampilan, serta alat-alat, benda alamiah, dan artefak.Makassar (18/08/2018)

Serta ruang budaya yang terkait dan diakui oleh berbagai komunitas, kelompok, dan dalam hal tertentu oleh perseorangan sebagai warisan budaya mereka.di sulawesi selatan akrab di kenal senjata khas bugis makassar yaitu Badik.

Di mana badik sendiri terdiri dua jenis yakni Taeng dan Panjarungang. Hal ini Berdasarkan tempat dimana badik ini ditempa. Secara fisik antara Taeng dan Panjarungang tampak sama kecuali bagian bawah atau perut. Taeng memiliki ciri khas memiliki perut yang lebar atau mirip dengan perut buncit, sementara Panjarungang memiliki perut yang tidak terlalu buncit.

Taeng sendiri merupakan nama sebuah kampung di mana badik ini secara awal mula ditempa dan diproduksi secara massal. Taeng saat ini berada di Desa Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

“Menurut nur amin dg erang yang merupakan kandidat kuat calon kepala desa menegaskan taeng saat ini butuh penguatan kebudayaan yang akan menjadi karakter kearifan lokal masyarakat taeng yang di mana desa taeng di kenal dengan nilai-nilai histori kebudayaan yang sangat erat dengan kerajaan gowa”

Selain itu dg erang juga menambahkan penting nilai siri na pacce di mana istilah ini merupakan karakter sosial bugis makassar yang akan memperkuat kesatuan masyarakat.

Pada nilai religius, kita melihat pada aspek Negara Indonesia sebagai negara berkeTuhan-an Yang Maha Esa, tentu karakter religius harus ada. Kemudian, nilai itu akan diturunkan menjadi saling menghargai, toleransi antar umat beragama, berakhlak dan moral yang tinggi,” imbuhnya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here