Kabar Nusantara News;- Peristiwa penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Center, Christchurch, New Zealand pada Jumat (15/3/2019) mendapat tanggapan dari Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII SULSEL)

Ketua PKC PMII sulsel.Makassar (16/04/2019)

Ahmad Sirajul Munir dalam keterangan persnya mengutuk aksi penembakan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi terorisme.

“Aksi penembakan yang menyebabkan 49 orang meninggal dunia dan puluahan lainnya luka-luka merupakan kategori aksi terorisme. Saya selaku ketua mengutuk keras tindakan yang tidak berprikemanusiaan ini,” tegas dia, Jumat (15/3/2019).

“Saya menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita mendalam terhadap saudara-saudara muslim kami yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh kader PMII di sulsel dan masyarakat sulsel secara umum untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Kejadian ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan provokasi memecah belah bangsa atas nama agama. Olehnya itu, saya mengimbau kepada seluruh kader PMII dan masyarakat Indonesia secara umum untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. Apapun alasannya kita sangat menolak segala bentuk aksi terorisme,” imbaunya.

Uul saapan akrabnya berharap keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat untuk mendorong dialog antar agama dan kebudayaan.

“Saya berharap pemerintah bersama masyarakat untuk aktiv dan mendorong dialog antar umat beragama dan kebudayaan agar dapat meminimalisir rasa benci dan saling curiga akibat upaya provokasi yang sengaja dibuat untuk memicu tindakan ektrimisme dan terorisme lainnya,” harapnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here