Kabarnusantaranews, Jakarta;- Mantan Sekjend Ismei 2015-2017 Andi Rante turut menjadi narasumber dalam acara Indonesian Bussines Forum yang bertemakan Demo Marak, Investor Lari? di Jakarta, Rabu 02/10.

Andra sapaan Andi Rante turut memberi tanggapan dan pemikirannya bersama dengan beberapa pakar ekonom diantaranya Bima Yusdhistira dari Ekonom INDEF, Iskandar Simorangkar Deputi Menko Perekonomian dan Sarman Simanjorang Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta.

Andra mengungkapkan, Pemerintah seharusnya tidak anti kritik oleh massa demonstrasi, karena banyak masyarakat didunia melakukan reformasi atau bahkan revolusi di negaranya karena atas dasar ekonomi.

“Jadi kita harus memahami bahwa adanya riak riakan dimana mana bisa jadi masyarakat Indonesia merasakan ketidak adilan.”Ungkap Andra di Indonesian Bussines Forum TV One, Rabu, 02/10.

“Ada rasa yang kurang adil dari pemerintah terkait pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan mereka yang tidak diberikan oleh pemerintah sebab kepuasan itu tidak bisa di ukur lewat angka angka.” Tegasnya.

Aktivis HMI ini menjelaskan, Demonstrasi itu Tidak Merugikan dan kalau pemerintah tidak anti demo, bisa jadi demonstrasi dijadikan wisata demo misalnya, biar demonstrasi itu tidak menjadi momok menakutkan bagi pemerintah.

“Bukti adanya demonstrasi, masyarakat banyak yang berpartisipasi, ada yang rela memberi minuman, makanan dan bahkan pedagang asong banyak yang berjualan, jadi pemerintah tidak usah lebay lah dan berlebih lebihan menanggapi demonstrasi ini.” Tegasnya.

Lanjut Andra yang juga Pemuda Asal Luwu ini, terkait Demo dimana mana kata Pemerintah investor banyak lari, ekonomi melemahlah serta alasan yang lainnya.

“Dulu Di awal awal Pemerintahan tidak ada demonstrasi, nyatanya pertumbuhan ekonomi kita hanya kisaran 4,9 % dan bahkan tahun 2018 di target 5,6 % tapi nyatanya hanya sampai di angka 5,1 % dan alasan pemerintah karena efek global.” Terangnya

Sekarang, Kata Andra, investor banyak lari klaim pemerintah dikarenakan aksi demonstrasi, harusnya lewat aksi demonstrasi yang marak di berbagai daerah ini Pemerintah banyak introspeksi diri, kenapa sih pemerintah selalu menyalahkan mahasiswa yang demo jika kondisi buruk.

“Kapan pemerintah mau menyalahkan dirinya sendiri.” Tandasnya.

Jika Pemerintah Hendak menghentikan demonstrasi, pemerintah penuhi keinginan mereka, sebab mereka turun ke jalan karena membawa keresahan yang dirasakan selama ini yang hendak di dapat dan dipecahlan solusinya oleh pemerintah.

“Misalnya seperti menolak semua RUU Bermasalah untuk di bahas dan meminta presiden menerbirkan PERPPU terkait RUU KPK yang Sudah di sahkan itu.”Tambahnya.

“Jika faktor keamanan menjadi pemicu investasi berkurang di negara ini yang paling bertanggung jawab adalah Menkopolhukam dan Kapolri begitupun Pelanggaran HAM yg terjadi dan dirasakan oleh para demonstran , ini soal nyawa, darah ini tidak boleh main main.” Tutup Pengurus PB HMI periode 2018-2020 ini.(arh/sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here