Kabarnusantaranews, Sultra ;– Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara 2018-2022, Lukman Abunawas, menyatakan mundur dari Dewan Pertimbangan DPD PDIP Sultra, melalui surat pernyataan yang dirilis Kamis, 24 Juni 2020.

“Dengan ini saya tidak pernah duduk sebagai pengurus inti di partai manapun,” kata Lukman membuka pernyataan resminya.

Lukman, ingin menyatakan bahwa ia merupakan birokrat murni yang tidak terikat apalagi duduk di suatu partai. Hal ini ia sampaikan berkenaan dengan banyaknya media yang mengaitkan dirinya dengan suatu partai.

“DPD partai Golkar (memang) pernah meminta saya untuk siap-siap memegang jabatan, tetapi hal itu tidak pernah terjadi,” kata Lukman.

Begitupun dengan PDIP, menurutnya, ketika pelaksanaan Musda DPD PDIP 2019, ia pernah dijanjikan memegang posisi ketua DPD Sultra, namun hal itu tidak pernah terjadi.

“Saya hanya dimasukkan sebagai Dewan Pertimbangan DPD PDIP Sultra,” sebut Lukman

Pada surat pernyataan yang ditandatangani secara resmi itu, Lukman menyatakan diri untuk mundur dari dewan pertimbangan DPD PDIP Sultra yang ia dapuk setahun lalu itu.

“Demikian surat pernyataan ini saya buat dan terlampir surat pengunduran diri,” katanya

Pada surat itu, Lukman juga menyebut bahwa dirinya telah melamar untuk menjadi Kader Partai Gerindra.

“(Melamar) secara langsung kepada Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Bapak Hashim Djojohadikusumo di Jakarta,” kata Lukman dalam surat pernyataan tersebut.

Hingga perhari ini, Sabtu (01/08/20), kami masih menunggu konfirmasi langsung dari Lukman Abunawas terkait surat pernyataan yang telah beredar tersebut. (rls/adm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here