RSUD Daya Makassar Jadi Lokus Studi Tiru Pemerintah Kabupaten Mamuju

Kabar Nusantara News, MAKASSAR – Pasca luncurkan beberapa inovasi pelayanan publik dibidang kesehatan, tak butuh waktu lama bagi RSUD Daya Kota Makassar menjadi rujukan berbagai tempat untuk melakukan studi tiru.

“Inovasi tentu terus dibutuhkan apalagi bagi kami yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan dimana dampaknya harus dapat dirasakan masyarakat bahwa pelayanan menjadi mudah dan terjangkau. Kami ingin pemerintah juga percaya dan bangga terhadap rumah sakitnya yang memiliki kemampuan setara dan berdaya saing dengan rumah sakit lain. Selain itu kami juga adalah BLUD, sehingga harus memiliki value yang bisa dijual kepada pelanggan”, kata dr. Arie sapaan akrab Direktur RSUD Daya Kota Makassar, Jumat (8/12/23).

Rombongan yang diterima pada acara studi tiru ini sebanyak 18 orang dari berbagai SKPD di Kabupaten Mamuju. Sebagai ketua rombongan Musrip, SH yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan menyatakan sangat senang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah Daya Kota Makassar karena banyak pelajaran yang dapat diambil mengingat Makassar sudah lebih dulu dan maju dari berbagai bidang.

Lewat forum ini, dr. H. Ahmad Asharie yang didampingi oleh Kabag Pelayanan Masyarakat, Kabid Pelayanan Medik, Kabid Keperawatan dan jajajarannya mengenalkan inovasi Jampangi (Jangkauan Maksimal Pelayanan Kesehatan Ibu & Anak Terintegrasi) sebagai inovasi non digital yang dipresentasikan Walikota di ajang 10 besar Innovative Government Award 2023 dan juga Jampangi Anak’Ta yang juga masuk 6 besar Innovative Mayor Award 2023.

“Inovasi selalu akan bermula dari adanya gap atau fenomena disekitar kita dan bagaimana kita tergugah untuk berfikir kreatif, membuat sebuah novelty diluar tupoksi kita. Dan inovasi bukan kegiatan one time phenomenon, melainkan sesuatu yang membutuhkan proses panjang serta kumulatif. Di antaranya mulai proses pemetaan ide, rumusan, pengambilan keputusan, pelaksanaan sampai kepada evaluasi program. Dan itu kita tidak bisa hebat sendirian, ada pimpinan yang memiliki komitmen tinggi dan juga tim yang solid dalam mengawalnya”, ujar Rima Kusumah Dewi, salah satu inovator di RSUD Daya Kota Makassar.

Sementara itu, Anna Rehana, SH., M. Si sebagai salah satu peserta studi tiru juga menuturkan, “Kami sangat senang diterima dengan baik, melihat direktur yang smart bersinergi dengan SDM yang cerdas juga, inovator yang bisa menjelaskan kepada kami dengan sangat terang-benderang”.

“Tim yang ditempatkan sesuai dengan kompetensinya, mengelola pelayanan publik dengan gaya kekinian sangat mengikuti perkembangan zaman sehingga terasa sekali energi positifnya bagi kami yang baru akan mengikuti jejak langkah Makassar”, pungkas Anna. (*)







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *