Tuesday, August 16, 2022
HomeNEWSPD Parkir Makassar: Benahi Dulu Internal, Baru Tancap Gas Tingkatkan Pendapatan

PD Parkir Makassar: Benahi Dulu Internal, Baru Tancap Gas Tingkatkan Pendapatan

- Advertisement -

Kabar Nusantara News, MAKASSAR — Direksi PD Parkir Makassar Raya syok melihat data pendapatan pemasukan TJU peparkiran hanya Rp 20 juta perhari. Dari kurang lebih 1.000 titik Tepih Jalan Umum (TJU) atau pelataran umum.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Umum, Rizal Asjahad Rahman. Ia menjelaskan, jika dirinya bersama Direktur Utama dan Direktur lainnya telah menelusuri hasil pemasukannya dalam perhari.

“Saya sendiri Direktur umum bersama Bu Direktur Utama Direktur Operasional, Direktur Jasa dan direktur keuangan itu sempat kaget mendengar hanya Rp 20 juta perhari,” ungkapnya.

Olehnya itu, jelas dia, akan mengadakan evaluasi untuk mengetahui situasi dan kondisi yang ada di dalam internal PD Parkir Makassar.

“Itu sendiri, terutama pada bagian pendapatannya, setelah itu kami panggil Kepala Bagian, yang ada di pendapatannya. Kami juga sudah mendengar sumber pendapatan dan telah dipresentasi oleh kepala seksi TJU,” papar Rizal Asjahad.

Lebih jauh, lanjutnya, kemudian PD Parkir Makassar akan berkoordinasi dengan
Forkompinda, agar kita sama-sama mengawal demi meningkatkan pendapatan.

“Kami pun kedepan akan melakukan komunikasi ke Forkompinda. Bagaimana kita akan melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga peningkatan itu kelihatan. Bahkan bapak Wali Kota Makassar (KPM) menargetkan PD Parkir Makassar mencapai Rp 2 Triliun. Jadi kami akan menggenjot lagi kedepannya,” tukas Mantan Dirut PD Terminal ini.

Diketahui, PD Parkir Makassar Raya, mempunyai jajaran direksi Baru dijabat oleh Yulianti Tomu (Direktur Utama), Rizal Asjahad Rahman (Direktur Umum), Christofher Aviary (Direktur Operasional), Zulfadli Syahrir (Direktur Pengembangan Usaha dan Kerjasama), dan Mu’amar Nor Amin (Direktur Keuangan dan Aset). (*)

- Advertisement -


RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -







Most Popular

Recent Comments