Kabar Nusantara News;- Direktur Eksekutif Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan Abd. Rahman, turut mengucapkan selamat hari Pers nasional yang diperingati tiap 9 februari. bagi Rahman, keterlibatan Pers sejauh ini telah banyak membantu lembaga-lembaga yang bergerak pada isu difabel untuk melakukan advokasi dalam pemenuhan hak-hak dasar bagi difabel khususnya di Sulawesi Selatan.Makassar (10/02/2018)

Rahman melanjutkan, “Beberapa kegiatan penyadaran yang kami lakukan banyak yang menjadi perhatian media, dan tentunya hal tersebut sangat membantu kami dalam mengedukasi masyarakat.” lewat pemberitaan melalui media online, maupun cetak, telah menempatkan difabel semakin dikenal oleh masyarakat. bagi Rahman, hal ini secara perlahan, dapat membuat difabel semakin diterima di masyarakat, dan secara otomatis dapat mereduksi stikma yang selama ini dilekatkan pada difabel.

akan tetapi, masih menurut Rahman, masih ada satu dua media yang menampilkan potret difabel sebagai objek yang lemah, tidak bisa apa-apa, dan perlu dikasihani. menurutnya, hal-hal seperti ini meski dikurangi porsinya.

Rahman berharap, kedepannya, media dan organisasi difabel senantiasa terus harus bersama, dalam mengkampanyekan difabel, guna terciptanya kehidupan yang inklusif. ia juga berherap agar media memposisikan difabel sama dengan masyarakat pada umumnya, yakni tidak dilabeli sebagai orang yang tidak bisa melakukan apa-apa, tetapi diposisikan sama seperti warga negara pada umumnya, yang memiliki hak dan kewajiban yang perlu dipenuhi.

Rahman juga menyampaikan bahwa ia dan lembaganya (PerDIK) bersedia jika ada media yang ingin belajar dan mendalami isu difabel, untuk berdiskusi tentang bagaimana seharusnya difabel diposisikan dalam pemberitaan, serta apa itu jurnalisme inklusif.

Penulis : Arh || Editor : Fadly


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here