Kabarnusantaranews, Luwu Utara;- PT Jas Mulia yang merupakan perusahaan bergerak di industri kelapa sawit dan properti mendapat sorotan dari kalangan aktivis mahasiswa.

Kritikan tersebut dilontarkan aktivis PKPT Ipmil Raya Nitro Igho Nugraha Saputra yang menilai PT Jas Mulia tidak memikirkan dampak polusi yang dilahirkan oleh Pabrik kelapa sawitnya.

“PT Jas Mulia ini tidak memperhatikan mengenai polusi asap yang di hasilkan oleh pabriknya, yang dimana asap tersebut sangat tebal dan berbau tidak sedap apalagi terjadi dimalam hari yang bisa mengganggu aktivitas pengendara umum yang lewat karena asap tersebut sampai kejalan trans Sulawesi .”Ungkap Igho, Ketua PKPT Ipmil Raya Nitro, Selasa, 26/11.

“Jangan sampai mengakibat kecelakaan lalu lintas karena jarak pandang pengemudi baik motor atau mobil semakin berkurang karena asap yang tebal, terlebih lagi banyak warga di sekitar PT Jas Mulia yang mengeluh akibat bau busuk yang di hasilkan oleh pabrik tersebut.”tambahnya.

Lanjut Igho, ia mengatakan bukan hanya dampak dari Pabrik yang mencemari lingkungan tapi PT Jas Mulia diduga juga telah menggunakan BBM jenis Solar bersubsidi.

“Kemarin juga PT Jas Mulia disoroti oleh para Pemuda sukamaju karena adanya mobil perusahaan yang ikut mengisi BBM jenis solar yang dimana kita ketahui BBM jenis solar adalah subsidi yang tidak diperuntukkan bagi pengguna industri seperti PT JAS MULYA, seharus mereka menggunakan BBM non subsidi yaitu dexlite.”Tutup Igho yang juga Pemuda Sukamaju.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here