Kabar Nusantara News;- Baru Baru ini Warga Sulawesi-Selatan heboh dengan surat edaran Wakil Gubernur mengenai penanganan Bencana Alam.Makassar (11/10/2018)

Surat edaran yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota itu viral di kalangan pengguna WA melalui Grup WA.

Namun Surat edaran Wakil Gubernur Sulsel nomor 120/6759/WAGUB ternyata tidak sesuai dengan format Permenpan Nomor 80 tahun 2012 sehingga menimbulkan Multi tafsir dikalangan Masyarakat dan Praktisi.

Tanggapan yang berbeda dari berbagai kalangan masyarakat pun hadir,salah satunya ialah datang dari Abdi Akbar, salah satu aktivis Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Menurut Abdi, beredarnya surat tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Sulawesi-Selatan sedang kebingungan dalam mempersiapkan strategi Mitigasi bencana.

“Ini jelas menunjukkan kebingungan Kepala Daerah dalam mempersiapkan strategi Mitigasi bencana. Kelihatan panik yang kemudian melahirkan lelucon yang tidak perlu.”ungkap Abdi saat di Hubungi Via Telpon Kamis,11/10.

Abdi Juga menjelaskan jika Surat Edaran Wagub itu sangat mengada-ngada jika mengait-ngaitkan terjadinya bencana dengan ritual adat yang dilakukan masyarakat, tidak bisa membedakan antara khayalan dan fakta.

“harusnya pemerintah mengumpulkan data-data ilmiah potensi bencana yang ada di Sulawesi-Selatan untuk kemudian digunakan menyusun strategi Mitigasi bencana dan penanggulangannya termasuk menyediakan anggarannya di APBD, itu lebih cerdas ketimbang menghayal dengan mengait-ngaitkan penyebab bencana itu adalah akibat ritual-ritual yang dilakukan oleh Masyarakat Adat.” tegasnya.(arh/fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here