Kabarnusantaranews, Makassar;- Pengamat Politik dan Kebangsaan Arqam Azikin menanggapi pertemuan Wapres Jusuf Kalla dengan beberapa Tokoh Masyarakat serta Pimpinan Parpol dan juga panitia hak angket Dprd Sulsel.

Menurutnya, ada pesan Komunikasi politik dari JK yang menarik dalam silaturahim kemarin di Kediaman Jusuf Kalla, Jalan H.Bau, Kota Makassar, Minggu, 11/08.

“Pesan komunikasi politik JK menarik dalam silaturrahim tadi malam, menekankan Lembaga Legislatif (DPRD Sulsel) menjalankan Tugas Pengawasan bila Eksekutif (Gubernur / Wagub) terjadi kekeliruan.”Ungkap Arqam kepada Awak media, Senin, 12/08.

“Justru aneh bila anggota dewan hanya diam dan tidak melakukan pengawasan.” Tambahnya.

Dalam proses komunikasi politik JK tersebut Lanjut Arqam yang juga Dosen Fisip Unismuh Makassar, sangat jelas danur gamblang bahwa tidak ada makna loby politik ke pansus Angket dan pimpinan DPRD Sulsel, Bahkan JK tidak akan mencampuri detail urusan hasil Angket.

Sebagai Tokoh Sulsel JK hanya mendudukkan diri secara proporsional jembatani malam silaturrahim dengan berbagai pihak yg lagi terkait dengan Hak Angket.

“Dengan Forum Halal bi halal ala JK semalam juga memberikan beberapa makna komunikasi politik, 1.anggota Pansus Hak Angket mesti tetap jalankan tugas negaranya hingga tuntas tanpa beban menyimpulkan rekomendasi yang Pantas dan tepat sesuai data fakta yang terungkap selama sidang Hak Angket berlangsung.2 sebagai pimpinan tertinggi Pemerintahan Gubernur Nurdin Abdullah silahkan menerima apapun keputusan rekomendasi Final dari DPRD Sulsel sebagai bagian tanggung jawab masing-masing kepada masyarakat Sulsel.” Jelasnya.

“3 juga Wagub A Sudirman Sulaiman silahkan menunggu hasil akhir Hak Angket, bersiap menerima apa yang akan diputuskan DPRD Sulsel untuk perbaikan proses di Pemerintahan Propinsi. 4 serta kepada pimpinan parpol agar tetap mengarahkan Fraksi masing-masing di Pansus Hak Angket jalankan tugas kenegaraan sebagai tanggung jawab kinerja kepada kontituen politik demi mengungkap hal yang menyimpang dalam proses Politik dan Pemerintahan di Pemprop Sulsel. 5 dan kepada komponen masyarakat Sulawesi Selatan, apapun yang terjadi dengan keputusan akhir Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, itu akan menjadi bagian dari proses sejarah politik pemerintahan bagi generasi berikutnya di Sulsel agar menjadi pembelajaran besar kepada siapapun yang akan maju di Pilgub atau pilkada kab/kota berikutnya.”Tegas Pendiri Sekolah Kebangsaan ini.

Dari ke lima poin itu, perspektif komunikasi politik silaturrahim JK bersama pimpinan parpol dan beberapa anggota Pansus Hak Angket semalam di kediaman jalan Haji Bau, secara tepat memberikan Pendidikan Politik besar bagi seluruh komponen rakyat akan pentingnya ketokohan Figur JK sebagai perekat elit politik yang berbeda, tapi di lain sisi JK pun tidak akan “campuri keputusan” hasil akhir dari Pansus Hak Angket DPRD Sulsel.

“Secara komunikasi politik, keputusan adanya pemakzulan atau bukan pemakzulan kita tunggu “bola bundar angket” di tendang Anggota DPRD Sulsel priode 2014-2019.” Tutupnya.(*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here