Salat Jumat Perdana di Masjid 99 Kubah, Prof Zudan Berpesan Begini

Kabar Nusantara News, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, melaksanakan salat Jumat di Masjid 99 Kubah, Makassar, hari ini. Usai salat Jumat, Prof. Zudan bersilaturahmi dengan pengurus masjid dan jamaah.

Salat Jumat perdana Prof. Zudan di Sulsel ini sejak menjabat, dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Sulsel dan Penjabat Sekprov Sulsel. Kunjungannya disambut hangat oleh pengurus masjid dan jamaah.

Ini merupakan salat perdananya di masjid yang menjadi ikon baru Sulsel ini sejak pertama kali dilantik sebagai Penjabat Gubernur.

“Seminggu yang lalu, tepat tanggal 17 Mei, saya mendapat amanah dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Menteri Dalam Negeri, Prof. Tito Karnavian, untuk dua hal di Sulsel. Pertama, melayani Bapak Ibu dan menjaga Bapak Ibu semua,” ujar Prof. Zudan.

Dalam sambutannya, Prof. Zudan juga menyampaikan pesan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persaudaraan. Serta mendukung program pemerintah untuk melayani dan menjaga masyarakat.

Tujuan utama pemerintah adalah mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta agar program-program pemerintah yang akan dilaksanakan dapat berjalan maksimal dengan semangat persaudaraan.

“Mari kita perkuat persaudaraan. Kita bisa memperkuat persaudaraan melalui tiga jenis ukhuwah, yaitu Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah,” jelas Prof. Zudan.

Dia menekankan pentingnya membumikan nilai-nilai Allah dalam kehidupan sehari-hari. Mengajak umat Islam untuk mengamalkan nilai-nilai Al-rahman dan Ar-rahim.

“Kunci besarnya adalah membumikan nilai Allah di dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita sebagai umat Islam membumikan nilai-nilai Al-rahman dan Ar-rahim, nilai saling menyangani, mengasihi dan mencintai kepada sesama,” tutur Prof. Zudan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyebarkan kasih sayang melalui program-program pemerintah dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.

“Mari kita terbarkan kasih sayang melalui program-program pemerintah, serta membahagiakan masyarakat. Jadi saya minta tolong kalau ada masyarakat kita dalam kesulitan, tidak bisa makan, sakit dan tidak bisa sekolah. Tolong hubungi pemerintah setempat,” pesan Prof. Zudan.

Prof. Zudan berharap ulama dan tokoh masyarakat dapat mendukung program pemerintah dalam melayani dan menjaga masyarakat.

Silaturahmi ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan tokoh agama. Prof. Zudan berharap Masjid 99 Kubah dapat terus menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Khatib dalam salat Jumat adalah Ustadz Faizal DE, S.SI, S.AG,.MM dengan imam rawatib masjid Muhammad Syarif Dzulfahmi, SQ., S.UD., M.AG.

Khatib menjelaskan tentang Peristiwa Rashdul Qiblah, fenomena alam di mana matahari berada tepat di atas Ka’bah di Mekah. Peristiwa ini terjadi dua kali dalam setahun, dan pada tahun 2024, terjadi pada tanggal 27-28 Mei pada pukul 17.18 WITA dan 15-16 Juli pada pukul 17.27 WITA.

“Ini adalah momen paling tepat untuk mengkalibrasi arah kiblat kita,” ujar khatib. (*)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *