Saturday, August 13, 2022
HomeNEWSPemkot Makassar Komitmen Jalur RKA Dibangun Secara Elevated, Danny: Ini Soal Siri’na...

Pemkot Makassar Komitmen Jalur RKA Dibangun Secara Elevated, Danny: Ini Soal Siri’na Pacce

- Advertisement -

Kabar Nusantara News, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menegaskan, bahwa pemerintah kota tidak pernah menolak adanya pembangunan rel kereta api (RKA) di Makassar. Hanya saja, bila jalur RKA dibangun dengan konsep elevated (melayang).

Hal itu diungkapakan Danny Pomanto sapaannya saat menggelar konferensi pers terkait rencana pembangunan RKA Maros-Makassar di Gedung DPRD kota Makassar, Senin 18 Juli 2022.

Hadir mendampingi Walikota, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, Wakil Ketua, Adi Rasyid Ali, Anggota Komisi C DPRD serta beberapa SKPD Pemkot Makassar.

Diketahui sebelumnya, dalam proyek RKA ini terjadi perbedaan pendapat antara pemerintah kota dan provinsi mengenai design pembangunan kereta api. Dimana BPKA Sulsel telah menetapkan design kereta api secara secara landed/at grade (jalur darat).

“Sebelumnya sudah disepakati bersama bahwa itu elevated, bukan at grade. Makanya kami sudah rancang jalan arteri dalam tata ruang dan sudah disahkan oleh DPRD”, ujar Danny Pomanto dihadapan awak media.

Apalagi, kata Walikota berlatar arsitek ini, kota Makassar punya Makassar New Port (MNP). Jika ada kereta api, maka hal itu akan membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Tapi BPKA Sulsel telah merubah jalurnya menjadi at grade secara diam-diam tanpa melakukan koordinasi ke Pemkot. Kami tidak menolak, yang kami tolak adalah desain jalur kereta api. Pemkot tidak dilibatkan saat konsepnya diubah”, bebernya.

Orang nomor satu di kota Makassar ini juga membandingkan konsep pembangunan rel kereta api yang ada di kota Palembang, Medan, dan Bandung yang pembangunan rel kereta apinya secara elevated.

“Pemkot Makassar sudah menetapkan konsep pembangunan kereta api lewat Perda RTRW. Masa Palembang, Medan, dan Bandung bisa elevated, kita tidak. Ini masalah Siri’na Pacce, kalau tidak dibangun secara elevated, berarti melanggar tata ruang”, tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo menyebut pihaknya mendukung proyek strategis nasional ini dan juga menegaskan keberpihakannya terhadap kepentingan warga Makassar.

“Setelah mendengar penjelasan Wali Kota soal jalur kereta api, kita dukung Wali Kota, berangkat dari aturan dan dampaknya kepada warga”, tuturnya. (*)

- Advertisement -


RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -







Most Popular

Recent Comments