Musprov PPAD Sulsel, Panglima Ta’: Purnawirawan Penting dalam Mendukung Proses Pembangunan

Kabar Nusantara News, MAKASSAR — Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Mappanyukki (Panglima Ta’) turut menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Sulawesi Selatan yang digelar di Markas Kodam XIV Hasanuddin, Selasa (6/12/2022).

Pada Musprov tersebut, Brigjen (Purn) A. Baso Amirullah secara aklamasi kembali terpilih memimpin PPAD untuk periode 2022 – 2027.

Menurut Panglima Ta’, hal ini merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri, karena dapat berkumpul dan bertatap muka dengan seluruh Purnawirawan TNI Angkatan Darat se-Sulawesi Selatan.

Hal ini tentunya dapat membangkitkan semangat baru untuk seluruh anggota Purnawirawan TNI Angkatan Darat dalam menjalankan peran sebagai Warga Negara Indonesia.

“Selamat kepada ketua terpilih Pak Andi Baso Amirullah. Kebersamaan seperti ini perlu kita jaga agar tetap terjalin hubungan yang kokoh serta harmonis, sehingga mampu memberikan andil dalam menghadapi berbagai kesulitan dan permasalahan bangsa yang terjadi saat ini,” ujarnya.

“Keberadaan purnawirawan di tengah masyarakat, mempunyai arti yang sangat penting dalam mendukung proses pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” lanjutnya.

Meski sudah purna tugas, lanjutnya, wadah organisasi PPAD menjadikan purnawirawan tetap eksis menyatakan perannya sebagai ujung tombak dalam menopang pembangunan di Indonesia, khususnya di Sulsel, serta menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menjembatani, memperjuangkan dan membela kepentinan rakyat.

“Ini membuktikan bahwa purnawirawan sebagai salah satu bagian dari masyarakat yang memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan masyarakat umum lainnya,” tandasnya.

Sementara Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Totok Imam Santoso dalam sambutannya berharap melalui kegitan ini dapat membuahkan hasil positif, serta pokok-pokok pikiran yang dapat mendukung pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Melalui musprov ini dapat dimanfaatkan untuk menelusuri kembali sejauh mana gerak langkah organisasi PPAD Sulsel pada kurun waktu yang telah dilalui, sehingga hasil Musprov nantinya benar-benar menghasilkan program kerja yang dapat mendukung upaya pencapaian tujuan organisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mayjen Totok berharap Ketua PPAD Sulsel memiliki akseptabilitas tinggi serta motivasi dan etos kerja yang baik, sehingga dapat menjadi motor penggerak organisasi.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PP PPAD, Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo. Dalam kesempatan itu, menyampaikan kesannya yang mendalam terhadap Kota Makassar khususnya, dan wilayah Sulawesi Selatan pada umumnya.

“Setiap medan tugas selalu meninggalkan kesan. Makassar adalah se dalam-dalamnya kesan,” ujarnya.

Doni bercerita pernah mendapat penugasan sebagai Komandan Brigif Linud 3/Tri Budi Mahasakti (2006 – 2008), atau sering disebut Brigif Kariango. Di sinilah ia jatuh cinta dengan pohon trembesi.

“Mak comblangnya adalah tokoh lingkungan, mendiang Andi Tenri ‘Onny’ Gappa (Semoga almarhum tenang di sisi Tuhan). Sejak itu pula, Doni mencanangkan tekad “Dari Kariango Ikut Hijaukan Indonesia”. Tak kurang dari 26 titik di Sulawesi Selatan telah ditanami trembesi, saat itu,” kenangnya.

Bukan hanya itu, di Makassar pula Doni menyekolahkan anak-anak di SD dan SMP Athirah milik Bapak Jusuf Kalla. Doni merasa gembira bisa kembali menginjakkan kaki di bumi Ujung Pandang.

“Bukan saja reuni trembesi, tetapi juga reuni dengan teman-teman purnawirawan TNI-AD yang sekarang tergabung dalam wadah PPAD,” ujarnya.

PPAD akan berperang untuk meningkatkan kesejahteraan. Ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus PPAD yang lama, dan mengucapkan selamat kepada pengurus baru.

Doni mengingatkan, bahwa purnawirawan hanyalah soal administrasi. Prinsipnya, pengabdian kepada bangsa dan negara tidak mengenal batas ruang dan waktu. (*)







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *