Kabarnusantaranews,Bulukumba;– Laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa kini begitu pesat dan cepat, menuntut masyarakat untuk berperan aktif dan terbuka terhadap sesuatu yang baru serta mampu mengadaptasinya.

Peran pengetahuan di era serba digital ini sangatlah penting bagi setiap masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuannya mengikuti persaingan yang semakin kompetitif. Khususnya pengetahuan tentang Bahasa.

Melahirkan SDM yang mumpuni tentu tidak hanya dilakukan pada pendidikan Formal, dukungan lembaga-lembaga Pendidikan non-formal tentu sangat dibutuhkan.

Sebuah pepatah mengatakan bahwa, dengan menguasai banyak bahasa, maka dunia berada di genggamanmu. Memang tidak bisa dielakkan, di era globalisasi modern seperti sekarang ini, dunia global menjadikan bahasa sebagai salah satu hal yang penting dalam berkomunikasi.

Ditambah lagi, persaingan di bursa tenaga kerja yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, juga sangat mempengaruhi tingkat kebutuhan di dunia industri dan dunia usaha.

Berbagai cara ditempuh oleh banyak orang untuk dapat menguasai Bahasa tersebut, melihat banyaknya alasan dan manfaat yang akan didapatkan jika mampu menguasai banyak bahasa dengan sangat baik.

Kabupaten Bulukumba adalah salah satu Daerah tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Bulukumba. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.154,58 km² dan berpenduduk sebanyak 418.326 jiwa (berdasarkan data BPS Kabupaten Bulukumba 2019).

Kabupaten Bulukumba mempunyai 10 kecamatan, 27 kelurahan, serta 109 desa. Secara wilayah, Kabupaten Bulukumba berada pada kondisi empat dimensi, yakni dataran tinggi pada kaki Gunung Bawakaraeng-Lompobattang, dataran rendah, pantai dan laut lepas.

Kabupaten Bulukumba terletak di ujung bagian selatan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, terkenal dengan industri perahu Phinisi yang banyak memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah. Luas wilayah Kabupaten Bulukumba 1.154,58 km² dengan jarak tempuh dari kota Makassar sekitar 153 Km.

Bulukumba juga dikenal sebagai daerah yang sering dikunjungi oleh Travellers Mancanegara, mestinya ini menjadi motivasi tersendiri bagi putra-putri daerah untuk mengembangkan kemampuan berbahasanya.

Hal inilah yang menginspirasi tiga anak muda inspiratif untuk mendirikan Kampung Bahasa Bulukumba.

Andi Cakra Makmur, salah satu inisiator Kampung Bahasa Bulukumba menjelaskan, nantinya Kampung Bahasa Bulukumba tidak hanya mengajarkan satu bahasa saja, melainkan total ada 5 (lima) bahasa yang akan diajarkan.

“Sekarang kami bertiga lagi fokus membangun kurikulum pembelajaran dari tiap-tiap Bahasa yang akan kami ajarkan nantinya,” ujar Cakra kepada media, Sabtu (6/2).

Bagi teman-teman khususnya yang berada di Bulukumba dan Sulsel pada umumnya, yang ingin mengembangkan pengetahuan bahasanya, Ayo mampir ke akun Instagramnya, jika kamu ingin tanya-tanya sekaligus mendaftar silahkan kunjungi https://www.instagram.com/phinisischool/.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here