Kabarnusantaranews, Jakarta;- Calon Presiden terpilih H.Joko Widodo sudah mengantongi nama-nama Menterinya untuk periode 2019-2024.

Namun, kini beredar isu bahwa dalam waktu dekat ini Presiden Jokowi akan meresuffle kabinetnya setelah lebaran atau sebelum dilantik untuk menjabat dua periode.

Menanggapi hal tersebut, melalui Staff Khusus Presiden Johan Budi Sapto Pribowo memberi keterangan resmi terkait hal resuffle.

Menurutnya, wacana tersebut adalah kewenangan penuh oleh Jokowi, begitupun dengan komposisi kabinet.

“Bahwa penentuan menteri yang duduk di kabinet sepenuhnya kewenangan dan hak prerogatif Presiden. Termasuk soal komposisi antara yang diusulkan partai pendukung maupun tidak, sepenuhnya hak Presiden,” ujar Staf Khusus Presiden Johan Budi Sapto Pribowo dikutip dari detikcom, Jumat (12/7/2019).

Sementara itu Jokowi saat ini telah mengantongi Blue Print untuk kabinetnya dan segera mungkin di Umumkan.

“Secepatnya (diumumkan, red),” kata Jokowi setelah menghadiri acara di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, hari ini.

Dalam periode 2014-2019, Jokowi sudah 4 kali merombak kabinetnya. Secara berturut-turut, reshuffle dilakukan pada 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016, 17 Januari 2018, dan 15 Agustus 2018. Ini belum termasuk pelantikan Ignasius Jonan jadi Menteri ESDM (14 Oktober 2016) dan pelantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Mensos menggantikan Idrus Marham (24 Agustus 2018).(ft/er)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here