Hari Terakhir Event F8, Perumda Parkir Makassar Terus Lakukan Operasi Tarif

Kabar Nusantara News, MAKASSAR – Memasuki hari terakhir Event F8, Perumda Parkir Makassar Raya meminta para jukir yang bekerja di sekitar event F8 baik yang terdaftar maupun liar, agar tidak semena-mena menaikkan tarif parkiran ke pengunjung di sekitar area Event.

“Kami mengimbau kepada oknum Jukir liar agar tidak menaikkan tarif diluar ketentuan. Karena jika kami sudah mengedukasi berulang-ulang dan ditemukan pelanggaran, maka akan kami proses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Christoper Aviary, Minggu (27/8/2023).

Apalagi, menurut dia, pihaknya tetap senantiasa menjaga kenyamanan dan keamanan parkiran pengunjung Internasional Eight Festival and Forum di Anjungan Pantai Losari.

“Kita membuka posko aduan pelayanan yang dilakukan oleh jukir sedang bertugas. Kita edukasi agar tak terjadi kembali dan saya juga sangat berharap masyarakat yang mau berkunjung ke F8 untuk memarkirkan kendaraannya ditempat yang sudah ditentukan. Agar terhindar dari pungutan tarif yang tidak sesuai,” kata Ryo sapaannya.

Diketahui, patroli jukir yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Perumda Parkir Makassar agar dapat menekan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

“Contohnya Jukir memungut jasa melebihi kesepakatan bersama yang ditentukan, walaupun bukan di tempat resmi kami tetap tindaki, apalagi kalau di tempat resmi yang sudah ditentukan (Khusus Parkiran Mobil CPI Tugu Komodo pintu masuk Zona 1 F8 Makassar, red). Semalam beberapa pengunjung dikenakan tarif parkir mobil Rp 30.000 padahal harusnya hanya 5.000 rupiah, pemilik mobil datang ke posko mengadu, kami tindaki, jukirnya kami dapat dan kelebihan uang dikembalikan,” beber Ryo.

Lebih jauh, lanjut Ryo, pihaknya terus memberikan pelayanan ekstra menjaga kendaraan pengunjung hingga acara selesai.

“Personil ditugaskan menjaga atau memantau kendaraan masyarakat yang memarkir. Seperti ada beberapa kendaraan bermotor belum diambil pemiliknya hingga event ini selesai, rata2 kehilangan kunci motornya pas nonton,” pungkasnya. (*)







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *