Kabarnusantaranews, Jakarta;- Saat ini Presiden Jokowi terus menyeleksi Calone menteri yang akan membantunya di Kabinet Jokowi Jilid II.

Menurut Direktur Eksekutif CSIS Philips J.Vermonte, Calon menteri Jokowi tentu harus satu visi dengannya.

“Ya menurut saya, yang pertama, tentu visinya harus sama dengan Pak Jokowi bahwa ini adalah berbasis pada public service delivery. Yang kedua, tentu orang yang siap bekerja dalam timeframe sempit,” kata Direktur Eksekutif CSIS Philips J. Vermonte kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Ia menilai, Waktu Jokowi di periode keduanya ini sangatlah sempit dimana hanya mempunyai waktu 2-3 tahun.

“Karena setelah itu akan disibukkan dengan Pemilu 2024,” ujarnya menganalisis.

“Ada beberapa menteri yang kinerjanya cukup baik, tapi itu kan hak prerogatif,” katanya.

Terkait menteri yang berasal dari Parpol, Philips mengaku itu bukan lah masalah selagi masih bekerja profesional dan loyal terhadap Presiden.

“Persoalannya cuma satu dengan menteri asal parpol, apakah mereka akan shifting loyalitasnya ke tugas pemerintahan atau tidak. Artinya, dia harus sepenuhnya di bawah kepemimpinan Jokowi, bukan lagi parpol,” katanya.

“Saya kira Pak Jokowi untuk periode kedua ini nothing to lose, jadi menghadapi tekanan (parpol) demikian beliau tetap mementingkan kebutuhan kabinet yang bisa menjalankan visinya,” pungkas Philips mengomentari parpol yang meminta jatah menteri.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here