Kabarnusantaranews,Makassar;– Wakil Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (BPPH PP) Prov. Sulsel, Irfan Darmawan NM mengecam keras dan menyayangkan perbuatan sewenang-wenang yang dilakukan oleh aparat keamanan kabupaten Gowa.

Kali ini tindakan kekerasan sewenang-wenang terjadi disalah satu warkop di Gowa, dimana oknum Satpol PP telah memukul sepasang suami istri pemilik warkop

Untuk itu, Wakil Ketua BPPH Sulsel mendesak pihak Kepolisian untuk segera mengusut tuntas pelaku kekerasan tersebut.

“Oknum Satpol PP itu melakukan tindakan tidak terpuji bahkan nyaris melukai seorang wanita”, kata Irfan.

Menurut Ketua DPD IPTI Kota Makassar ini, tindakan arogansi yang dilakukan pihak kemaanan itu tidak bisa ditolerir, dan harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Mau dia pejabat, pengusaha, bangsawan, anak konglomerat atau dan lainnya, semua orang sama dimata hukum. Sebab undang-undangnya sama, proses hukumnya juga harus sama. Dan hukumannya pun harus sesuai aturan UU”, tegas dia.

Dia pun meminta penyelesaian kasus ini tidak hanya sampai pada kata maaf dan pencopotan jabatan saja. Melainkan ada sanksi hukum yang diberikan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali untuk para pelaku usaha lainnya.

Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan secara tegas tidak akan memberikan toleransi kepada oknum Satpol PP Gowa itu, yang bernama Mardhani Hamdan.

“Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa saat melakukan penertiban dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindak lanjuti pihak kepolisian”, katanya.

Dia pun menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke penyidik Polres Gowa, untuk menindaki bawahannya itu. Tidak hanya itu ia juga melibatkan pihak Inspektorat Kabupaten Gowa untuk soal kasus ini.

“Bagaimanapun karena ini sudah masuk ranah hukum, kita serahkan sepenuhnya penanganannya ke kepolisian. Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindak lanjuti”, terang Bupati Gowa dua periode ini.

Sebelumnya, sebuah video pendek viral di media sosial. Dalam video itu nampak anggota Satpol PP terlihat memukul sepasang suami istri pemilik warkop.

Saat itu, tim gabungan dari Kepolisian, Satpol PP dan Satgas Covid-19 sedang melakukan operasi penegakan aturan PPKM Mikro. Yakni menertibkan warkop/cafe yang masih buka lewat dari batas waktu yang ditentukan yakni pukul 19.00 Wita. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here