Kabarnusantaranews,Makassar;– Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyebut, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan salah satu partai yang menjadi kebanggaan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Penataan dan Penyeragaman Masa Bakti Kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Claro Makassar, 16 Januari 2021.

Andi Sudirman mengatakan, dirinya sedang mengurangi kegiatan setelah melakukan vaksinasi Covid-19 pada 14 Januari lalu.

“Harusnya saya istirahat karena sudah vaksin. Tetapi hadir untuk PKB. PKB kebanggaan kita,” ujarnya.

Wakil Gubernur juga memberi pujian kepada PKB sebagai partai besar. PKB memiliki basis yang besar, dan ulamanya banyak (Nahdlatul Ulama/NU).

“Partai yang pernah ada Presidennya (Abdurrahman Wahid atau Gus Dur) Luar biasa,” bebernya.

Di hadapan para kader PKB yang hadir, ia mengakui jika dirinya baru memasuki dunia perpolitikan. Bahkan tidak pernah memikirkan untuk masuk dalam politik.

“Namun Allah telah menggariskan. Saya hanya ingin untuk tetap profesional dan tetap bekerja maksimal untuk rakyat,” ungkapnya.

Setelah masuk dalam politik, dirinya mengaku, saat ini dibutuhkan pemimpin yang dibutuhkan moral kepemimpinan.

“Bukan orang cerdas yang kurang, bukan orang pintar yang kurang. Tetapi kita krisis moral kepemimpinan. Utamakan orang yang jujur dan akhlaknya,” ucapnya.

Wagub juga menyampaikan apresiasinya untuk PKB.

“PKB mitra kami, dengan dukungan politik. Melalui pemikiran atau masukan dari kader dan para ulama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dirinya menyampaikan beberapa upaya yang telah dilakukan bersama Nurdin Abdullah. Salah satunya, dengan memangkas program-program kegiatan hingga kurang dari 500 program.

“Artinya, fokus kita untuk membangun. Kami butuh yang dibangun lebih terasa di masyarakat. Bahkan kita bisa membangun dalam satu ruas hingga puluhan kilometer,” katanya.

Upaya Pemprov Sulsel, kata dia, tidak terlepas dari peran dukungan DPRD. Dirinya berpesan kepada para kader PKB untuk menjaga profesionalitas.

Forum resmi yang digelar lima tahun sekali ini, telah menetapkan tokoh NU yang juga Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad untuk kembali memimpin partai. Tercatat, Azhar sudah tiga periode memimpin PKB Sulsel.

“Selamat bekerja kepada Bapak H. Azhar Arsyad, S.H kembali diberi amanah menjadi Ketua DPW PKB Sulsel Periode 2021-2025. Semoga terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong Sulsel lebih baik,” ucapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here