Kabarnusantaranews, Makassar;- Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengatakan jika dirinya pernah ditawari menjadi ketua KNPI Sulsel.

Nurdin mengaku, dirinya ditawari oleh Gubernur Sulsel Ahmad Amiruddin (1988-1993) untuk menggantikan Andi Mattalata sebagai Ketua KNPI Sulsel.

Hanya saja dirinya mendapatkan beasiswa kuliah keluar negeri.

“Ketika itu saya dipanggil oleh Pak Gubernur untuk menggantikan ketua knpi waktu itu tapi saya dapat surat dari kantor pos untuk melanjutkan kuliah S2, ” ujar Nurdin.

Kala itu, kisah Nurdin, ada pertentangan batin dalam dirinya antara memilih memimpin pemuda Sulsel melalui KNPI atau melanjutkan kuliah Kyuzhu University, Tokyo, Jepang.

“Waktu itu saya berdialog dengan pak Gubernur (Ahmad Amirudin) dan saya diperintahkan kuliah ke Kyuzhu) daripada memimpin KNPI. Tapi kalau saya ambil Ketua KNPI Sulsel maka saya hanya dikenal Ir Nurdin Abdullah,” ungkap Nurdin.

Atas dasar itu, Nurdin sangat membutuhkan KNPI menyatukan potensi pemuda Sulse. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulsel perlu kerjasama KNPI.

“Bagaimana kita membangun sinerji. Kita akui KNPI sebagai mitra strategis untuk membangun negeri ini. Dan tugas kita ke depan menyiapkan kader-kader politik. kita telah menyiapkan fasilitas yang cukup berupa gedung untuk mendukung pemuda di Sulsel. kita ingin membuat berupa kegiatan-kegiatan untuk pemuda,” paparnya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here