Kabarnusantaranews, Luwu;- Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu baru saja menggelar mutasi pejabat, Kamis (28/11/2019) di aula pertemuan Bappeda sore ini. Mutasi tersebut untuk 240 pejabat eselon IV setingkat lurah, kepala puskesmas dan lainnya.

Namun, mutasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu di anggap tertutup atau tidak terpublis di masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PSI Luwu Muh.Khalil Akbar yang menilai kesannya Pemda Luwu dalam hal ini BKD menutup-nutupi mutasi tersebut.

“Mutasi idealnya transparan ke publik kenapa ? karena publik wajib tau siapa pejabat yang akan mereka hubungi di saat berhubungan dengan urusan di pemerintahan, pejabat tidak boleh menutup diri.”Ungkap Khalil, Sabtu, 30/11.

“Apalagi info yang beredar mutasi kali ini itu lingkupnya eselon IV yaitu posisi yang sangat vital dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, hampir semua leaning sektor hari ini selalu berbicara transparansi dan akuntabel bahkan sampai di tingkat Desa mulai dari program hingga Anggaran Desa semua di transparankan ke publik.” Tambahnya.

Yang aneh, Lanjut Khalil mengatakan jika Pemda kesannya menutup-nutupi siapa siapa saja nama pejabat yang mengisi posisi di pemerintahan.

“Pertanyaannya ada apa ?.”Tegasnya.

Khalil yang juga Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Walenrang ini pun berharap semoga saja ini kesalahan teknis sehingga tidak ada informasi yang beredar di media tentang komposisi pejabat yang mengisi jabatan pasca mutasi.

“Semoga ke depan hal-hal seperti ini bisa di transparansikan.Saya ini ketua partai pendukung Bapak Basmin dan Bapak Syukur Bijak sehingga wajib mengawal dan memberi masukan demi kelangsungan pemerintahan yang baik, parpol pengusung tidak boleh iya iya saja, kita ini mitra kritis pemerinta jika ada yang keluar dari relnya kita beri masukan.”Tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here