Kabarnusantaranews, Makassar;- Pengurus Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi-Selatan dan Barat menyoroti kinerja Polda Sulsel.

Melalui Ketua Bidang Hukum dan Ham Syamsumarlin, Ia mengatakan tugas Pokok kepolisian adalah harus progresivitas dan profesional dalam penegakan hukum.

“Salah satu tugas pokok Polri menurut UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah penegakan hukum. Progresivitas dan profesionalisme dalam penegakan hukum tersebut dapat diukur melalui penuntasan kasus-kasus dalam rangka menjamin kepastian hukum dan keadilan.”Ungkap Sem sapaannya saat ditemui di Roemah Kopi, Jalan Boulevard, Minggu, 12/1/2020.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil investigasinya terhadap penanganan kasus oleh Polda Sulsel, khususnya kasus dugaan tindak pidana korupsi masih terdapat beberapa penanganan kasus yang mandek dan berjalan di tempat serta beberapa kasus korupsi yang tiba-tiba dihentikan tanpa alasan hukum yang jelas.

“Ada banyak kasus dugaan korupsi yang mandek di Polda Sulsel, seharusnya hal tersebut sudah selesai sehingga tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat.”Jelasnya.

“Polda Sulsel harus segerah menyelesaikan kasus tersebut, jangan dibuat terkatung-katung.”Tutupnya.

Berikut beberapa kasus dugaan Korupsi yang di anggap mandek oleh Badko HMI Sulselbar :

1. Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 1000 unit kandang ayam Kota Palopo yang ditangani Polda Sulsel sejak tahun 2015 senilai Rp 8 Miliar (tiba-tiba dihentikan proses penyelidikannya);

2. Kasus dugaan suap proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Pare-pare sebesar Rp 40 Miliar;

3. Kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Mangkendek Tana Toraja;

4. Penuntasan kasus dugaan korupsi Fee 30 persen Kota Makassar;

5. Kasus dugaan korupsi di lingkup Dinas Perhubungan Sulsel : Kasus dugaan korupsi pengadaan traffic light, dugaan gratifikasi pada kegiataan mutasi kendaraan pelat hitam menjadi pelat kuning, dan dugaan korupsi pada kegiatan pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata;

6. Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel T.A 2018 yang ditangani Polrestabes Makassar;

(sf/er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here