Kabarnusantaranews, Makassar;- Sejumlah aktivis PMII Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Makassar, 10/09.

Aksi digelar guna menolak kenaikan iuran bpjs yang telah direncanakan oleh pemerintah.

Muh. Fadli selaku Koordinator Aksi mengatakan rencana kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan adalah hal yang harus di perhatikan dan dikawal dengan serius.

Menurutnya, hal tersebut menyangkut kelangsungan hidup Masyarakat seluruh Indonesia Khususnya di Kota Makassar.

“Tentu saja hal tersebut mendapat keluhan dari masyarakat yang merasa terbebani dengan iuran yang begitu mahal dengan kenaikan mencapai 100% yang harus dibayar perbulannya apabilah usulan itu disahkan.”Kata Fadli, Selasa, 10/09.

Sementara, lanjut Fadli, sistem pelayanan BPJS Kesehatan sebagai sarana utama untuk melakukan pengobatan atau perawatan tidak maksimal dalam prakteknya sehari -hari.

Arlan yang juga Sekretaris PMII Cabang Kota Makassar Mengataka pihaknga Meminta persoalan ini untuk diteruskan kepada pemerintah pusat terkait penolakan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

“Kami meminta pemerintah untuk mencari solusi dalam menanggulangi defisit Dana Jaminan Sosial Kesehatan tampa dititikberatkan kepada Masyarakat.”Tegasnya.

Sementar itu, Ketua Cabang PMII Makassar Awal Madani meminta Anggota DPRD Kota Makassar untuk mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk menolak dan tidak ikut bergabung di BPJS kesehatan pungkasnya.

Aksi ini di terima langsung oleh Komis B bidang kesehatan, DPRD Kota Makassar di ruang aspirasi.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here