Kabarnusantaranews, Makassar Pagelaran Makassar Internasional Eight festival dan Forum (F8) 2019 kembali akan digelar mulai 11-13 Oktober 2019.

Namun, kegiatan ini tidak lagi di lakukan oleh Pemerintah Kota Makassar seperti saat pagelaran F8 di tahun-tahun sebelumnya.

Sehingga, hal ini memicu berbagai kontroversi yang dimana membuat Pemkot Makassar mengeluarkan imbauan agar ASN, Anak Sekolah tidak menghadiri atau memboyong diri ke acara tersebut.

Apa yang dilakukan oleh Pemkot Makassar pun mendapat tanggapan serius dari beberapa aktivis Makassar salah satunya iala Hasan Basri Baso mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar.

Hasan menganggap Pemkot Makassar dalam hal ini Pj.Walikota Makassar tidak usah terlalu panik atas terseleggaranya kegiatan F8 ini.

“F8 itu kreativitas anak negeri, Pj.walikota tidak usah terlalu panik, pelaksanaan tahunan untuk hiburan rakyat kota Makassar, masa semua tempat di batasi untuk pelaksanaan F8.”Ungkapnya kepada Awak media, Kamis 10/10.

“Anak-anak sekolah kau beri surat edaran untuk tidak menghadiri acara tersebut karena di laksanakan oleh swasta, pertanyaannya kenapa pemerintah kota Makassar tidak ambil alih pelaksanaan hiburan rakyat ini.”Jelasnya.

Harusnya, kata dia, Pj.Wali Kota Iqbal suhaeb berterima kasih kepada bapak Moh.Ramdhan Pomanto karena masih komitmen dan konsisten untuk melaksanakan agenda ini.

“Pj.Walikota mestinya berterimakasih kepada bapak Ramdhan Pomanto karena komitmen dan konsisten untuk senantiasa mengawal agenda agenda seperti ini.” Tegasnya.

“Buat PJ walikota saya tantang ki, kalau mau ki hadir di F8 berkabar ki biar Saya nanti temani Ki, di sana kreativitas rakyat ta bermunculan”. Tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here