Kabarnusataranews, Makassar ;– Pj Wali kota Makassar, Yusran jusuf, menerima delegasi ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan dari 14 kecamatan di kota Makassar, Rabu siang 27/5 di Rujab Walikota Makassar.

Delegasi dipimpin Bachtiar Adnan Kusuma, didampingi Ketua LPM Jongaya, Bontoduri, Tallo, Panaikang, Pandang, Bontoala, Buakana, Lariangbangi, Untia, Tamalanrea, Bangkala dan Mamajang bertujuan memberikan dukungan kepada Pj Wali kota untuk menegakkan aturan prosedur kesehatan covid 19 pasca terbitnya Perwali Nomor 31 Tahun 2020 tentang penanganan kesehatan, ekonomi dan sosial budaya pasca pelaksanaan PSBB di kota Makassar.

Menurut BAK, pihaknya berharap dengan penanganan New Normal pasca PSBB di kota Makassar, protokol kesehatan menjadi acuan utama terutama terus menerus melakukan edukasi pada masyarakat.

“Pj telah mengeluarkan New Normal, agar tetap memakai masker saat bepergian, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan setiap saat, sebagai landasan buat masyarakat,” cetus ketua LPM terbaik 1 tingkat kota Makassar.

Selain meminta Pj Wali kota Makassar, agar tetap menjaga ekosistem birokrasi yang sehat antara Pemprov Sulsel dan Pemkot, BAK juga berharap agar kebijakan dan policy Pj. Wali kota sebelum disampaikan pada masyarakat, sebaiknya melakukan koordinasi dengan Gubernur.

” LPM sebagai payung bagi semua Ormas yang berada di 153 kelurahan, bersedia bersinergi dan membantu Pj. Wali kota terutama melakukan edukasi simultan bersama RT, RW di setiap kelurahan di kota Makassar” papar Ketua LPM Parangtambung ini.

Karena itu, para ketua LPM meminta Pj Wali kota agar penyebutan LPM, RT dan RW adalah ekosistem pemberdayaan masyarakat yang tidak terpisahkan sesuai amanah Permendagri Nomor 5 Tahun 2007, tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan dan Perda N0. 41 Tahun 2001 tentang LPM.

Sementara Yusran Yusuf, menyambut baik atas berbagai masukan yang disampaikan secara terbuka, para ketua LPM dari berbagai kecamatan di kota Makassar. Yusran berharap LPM sebagai ormas pemberdayaan yang berada di setiap kelurahan, mendukung Pemerintah Kota Makassar terutama melakukan kampanye edukasi di setiap kelurahan terkait pelaksanaan New Normal.

“ Saya akan membuat perwali yang di dalamnya LPM terlibat total” papar Yusran didampingi Kabag BPM Kota Makassar.

Karena itu, Yusran menegaskan kalau para ketua LPM di setiap kelurahan adalah Humas dari Pemerintah kota Makassar yang diharapkan menyampaikan pesan-kesan konstruktif terkait pelaksanaan New Normal di kota Makassar.

“ Jujur saya baru tahu tentang LPM setelah saya bertemu dengan Pak BAK beberapa hari lalu” aku Yusran.

Yusran berjanji kalau penugasan dirinya di kota Makassar tidak akan muluk-muluk.

“Saya akan fokus pada penataan parkir, penataan ruang hijau yang berfungsi multi fungsi dan semuanya harus dimulai dari Balaikota” kata Yusran. (rls/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here