Kabarnusantaranews, Makassar;- Pipa milik Pertamina yang mengalirkan BBM di kawasan Melong, Cimahi Selatan terbakar pada Selasa, 22 Oktober 2019.

Kebakaran ini diduga disebabkan aktivitas pengeboran yang dilakukan pekerja proyek PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Menanggapi kejadian tersebut, Wasekjend bidang PSDA PB HMI 2018-2020 Hasan Basri Baso memberi apresiasi kepada gerak cepat pertamina dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Kita apresiasi kepada pertamina karena dengan gerak cepat mengantisipasi kebocoran pipa yang mengalami kebakaran.”Ungkap Hasan saat ditemui, Rabu, 23/10.

Lanjut, kata Hasan, Meminta kepada pihak KCIC untuk bertanggung jawab atas terjadinya kelalaian tersebut yang mengakibatkan pipa pertamina bocor dan terjadi kebakaran.

“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk terus menyelidiki kasus tersebut karena telah mengakibatkan 1 korban meninggal dunia.” Tutupnya.

Sementara itu, menurut salah satu pengamat Ekonom Defiyan Cori mengatakan jika pihak KCIC harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

“Pihak KCIC melalui PR dan CSR manager PT KCIC Deni Yusdiana telah membenarkan terjadinya insiden pada proyek kereta ceoat Jakarta Bandung (KCJB) untuk Kontruksi elevated yang dikerjakan oleh kontraktor KCJB harus segera melakukan klarifikasi soal beban dan tanggung jawab resiko dan kerugian publik.” Katanya.

“Hal ini supaya pertamina yang merupakan perusahaan negara tak menjadi korban yang dipersalahkan publik, sehingga terjadi disinformasi.”Jelasnya.

Diketahui Seorang warga negara Cina, bernama Li Xuanfeng tewas dalam kebakaran pipa Pertamina di kawasan Melong, Cimahi Selatan, Jawa Barat.(**)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here