Kabarnusantaranews,Makassar;– Telah beredar informasi yang muncul di beberapa media bahwa Alm. Nuryanto G Liwang (Dirum PD Pasar Makassar) meninggal dunia diduga karena terpapar Covid-19.

Sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa Alm. Anto sempat melakukan isolasi mandiri dan menjalani perawatan di Rumah Sakit mendapat bantahan dari pihak keluarga Nuryanto G Liwang, Jum’at (3/9).

Nurul Liwang mengatakan, kakaknya tidak pernah masuk rumah sakit apalagi isoman dirumah, meninggalnya (Alm. Nuryanto G Liwang) murni disebabkan karena terkena serangan jantung.

“Banyak sekali berita beredar kalau isoman ki, baru ada yang bilang sempat dirawat d RS, muntah-muntah dan sebagainya. Itu hoax semua,” tegasnya.

Nurul juga menjelaskan, bahwa sebelumnya almarhum sempat chek up didokter praktek di RS Hikma, hasilnya hanya ada riwayat tekanan darah yang tinggi sehingga diberikan obat penurun tekanan darah dan diminta bedrest dirumah.

Akan tetapi, lanjut Nurul, untuk antisipasi beliau dan istri telah melakukan tes antigen dan alhamdulillah hasilnya negatif.

“Dua hari setelahnya, pagi hari beliau sempat ke kamar mandi dan kembali berisitirahat ketempat tidur. Beberapa menit kemudian anak perempuan beliau datang membawakan makanan namun tiba-tiba Alm. Anto ditemukan berbaring di tempat tidur dalam kondisi kurang sadar,” ujar Nurul.

“Sehingga kami sekeluarga berkumpul dan adik saya drg. Nilam Sahratun Nadira Liwang memberikan pertolongan pertama, namun naas sudah tidak tertolong,” sebutnya.

Untuk memastikan kondisinya, kata Nurul, kami tetap membawanya ke rumah sakit. Setiba disana, pernyataan yang sama dari pihak RS bahwa Alm. Anto dinyatakan telah meninggal sebelum dilarikan ke rumah sakit yang kemungkinan terkena serangan jantung.

“Jadi tidak pernah di lakukan isoman ataupun dugaan sempat dirawat di RS selama berhari-hari, akan tetapi semuanya terjadi secara tiba-tiba di rumah,” terangnya.

Diketahui, Direktur Umum PD Pasar Nuryanto G Liwang menghembuskan nafas terakhir di kediamannya, Jl. Sungai Limboto, Lr 54 No 7, Makassar pada Senin (30/8) pagi.

Anto Liwang, sapaan akrabnya, merupakan mantan Anggota DPRD Makassar. Semasa menjabat Anggota DPRD Makassar, ia dikenal sebagai politisi yang tegas namun murah senyum.

Anto Liwang menduduki posisi Dirut Perusahaan Daerah Pasar Makassar mulai akhir Agustus 2017. Ia menggantikan Rahim Bustan. Selama menjabat ia banyak melakukan gebrakan.

Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Sentral dari los sepanjang Jl KH Wahid Hasyim Makassar dan sekitarnya masuk ke lods Pasar Sentral berkat upayanya sebagai menjabat dirut.

Upaya itu berhasil ia lakukan. Ia melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada para pedagang. Sedikit demi sedikit hingga Agustus 2018 misinya berhasil.

Sebagian besar PKL yang selama ini berjualan di jalan telah menempati lolos-lolos Pasar Sentral Makassar.

Namun September 2018, ia harus meninggalkan jabatannya itu karena maju di Pemilihan Legislatif.

Gagal pada Pemilu 2019 lalu, ia kembali terpilih sebagai Direksi Perumda Pasar Makassar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here