Kabarnusantaranews, Makassar;- Tim Advokasi dan Bantuan Hukum Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar konfrensi pers terkait pembunuhan penjual Coto beberapa waktu lalu.

Confrence Perss yang digelar, Sabtu, 04/01/2020 ini Berdasarkan pengaduan anak korban yaitu Hasdalil Mukminat.

Dalam sesi tanya jawab, Hasdalil mengaku keluarga beserta dirinya saat ini masih merasa takut karena pelaku belum ditangkap.

“Kami keluarga korban juga merasa terancam karena pelakunya belum ditangkap,” kata Hasdalil di Kantor PBHI Sulsel, Sabtu, 04/01.

Sementara Itu, PBHI Sulsel Selaku Kuasa Hukum pelapor dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap diri Almarhum Muh. Dahlan Dg Liwang akan segera mendatangi Polres Gowa untuk mempertanyakan progres penanganan perkara tersebut.

“Kami mendesak Kapolres Gowa beserta jajarannya untuk mengatensi dan segera mengungkap pelaku kasus pembunuhan ini.

Sudah terhitung 17 hari sejak kejadian pada Kamis 19 Desember 2019 lalu, namun pihak Polres belum juga mengungkap pelakunya.”Ungkap Sem, Sabtu, 04/01.

“Kita minta Polres bekerja profesional sesuai tupoksinya dalam UU No. 2/2002 tentang Kepolisian.”Jelasny.

Apalagi menurut keluarga korban, kuat dugaan pelaku menggunakan senjata api. “Kalau tidak segera diungkap, akan mengancam dan meresahkan masyarakat khususnya keluarga korban.”Tegasnya.

Diketahui, pmbunuhan yang terjadi di Jl. Yompo Dg Naba, Kabupaten Gowa, Kamis (19/12/09) pagi yang menewaskan Muhammad Dahlan tersebut saat ini telah ditangani pihak Kepolisian Gowa namun dinilai penanganannya belum maksimal oleh pihak keluarga.(*)

1 COMMENT

  1. Betul itu, polisi harus bekerja secara profesional, karna ini berkaitan dengan senjata api. Dan semoga pelakunya cepat ditangkap dan mempertanggung jawabkan atas semua perbuatannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here