Kabar Nusantara News;- Buku berjudul Pahlawan Luwu hasil karya budayawan muda Luwu Timur, Musly Anwar menjadi topik dalam acara bincang sejarah dan bedah buku yang dilaksanakan di aula kantor camat Wotu, Senin (28/01/2019)

Bincang sejarah ini melibatkan Musly Anwar selaku penulis, Andi Mattingaragau, Penulis dan sekaligus Wakil Rektor 1 Universitas Andi Djemma, serta Macoa Bawalipu yang diwakili oleh Oragi Datu, Sumardin Noppo.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, Hamris Darwis, mewakili Bupati Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Hamris menyampaikam bahwa Pemkab.Luwu Timur menyambut baik kegiatan bedah buku tersebut sebagai kegiatan positif dalam rangka memberikan pencerahan sekaligus mensosialisasikan tentang sejarah panjang perjuangan para pahlawan Luwu terhadap para penjajah yang masuk di tana Luwu.

“Kegiatan ini sangat positif, dimana menceritakan kisah perjuangan para pahlawan tana Luwu.”ungkapnya saat sambutan.

Hamris menambahkan, Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dikenal banyak pahlawan nasional yang gigih berjuang mengusir penjajah termasuk pahlawan dari tanah Luwu,seperti Andi Djemma, Opu Dg Risaju, Opu To Sappaile, Andi Tadda, Andi Pandangai, dan masih banyak lagi yang lainnya.

“Pahlawan nasional tana Luwu begitu banyak yang dikenal juga gigih dalam berjuang mengusir penjajah.”tutupnya.

Jasa-jasa para pahlawan tersebut tidak boleh dilupakan karena berkat merekalah rakyat bisa mengenal peristiwa Masamba Affair dan juga peristiwa heroik Perlawanan Rakyat Luwu baik pra maupun pasca proklamasi kemerdekaan, yang begitu fenomenal, yang setiap tahun diperingati melalui Hari Perlawanan Rakyat Luwu yang digilir kesemua Kabupaten/Kota se Luwu raya.

Kepada penulis buku Pahlawan Luwu, Musly Anwar, Pemerintah Daerah Lutim menyatakan mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada generasi muda potensial Luwu Timur ini dan diharapkan terus berkarya untuk sehinggah kedepan akan ada lagi buku Pahlawan Luwu seri ke – 2 yang isinya akan memuat sosok pahlawan Luwu lainnya, yang mungkin belum termuat dalam buku cetakan pertama.

Turut hadir dalam bincang sejarah dan bedah buku ini diantaranya ; Kadis Pendidikan, La Besse, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Satri, Kapolsek Wotu, Camat Wotu dan Macoa Bawalipu, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Luwu Timur.(*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here