Kabarnusantaranews, Makassar ;– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI), pada sejumlah aktivis mahasiswa maluku yang merantau untuk menyelesaikan studi di Makassar, mendapat perhatian utamanya pada korban dampak Covid-19 dengan membantu mendapatkan sembako dari Pemerintah maupun tokoh masyarakat asal Maluku yang bermukim di Makassar.

Sejumlah Mahasiswa Maluku yang tergabung dalam Posko Peduli Dampak Covid-19, Mahasiswa Maluku wilayah Makassar menerima bantuan dari puluhan tokoh masyarakat Maluku sebagai donatur.

Koordinator Posko, Alie Al-Hakim mengatakan puluhan dermawan telah memberikan bantuan dan ratusan paket sembako telah di bagikan kepada mahasiswa Maluku yang terkena dampak Covid 19.

Bantuan terakhir yang bersumber dari salah satu tokoh Maluku di Makassar, Parid Padang yang juga merupakan Mantan Direktur Utama Pelindo 4 Makassar, turut membantu mahasiswa maluku yang belum mendapatkan bantuan berupa sembako.

“Hasil melalui hubungan komunikasi yang baik antara mahasiswa Maluku dengan para tokoh Maluku yang ada di wilayah Makassar,” ujar Ali Al-Hakim.

Mantan Direktur Utama Pelindo 4 Makassar, Farid Padang, mengatakan, Mahasiwa Maluku yang masih berada di Makassar harus saling bergandengan tangan untuk melihat saudara-saudara yang lain, karena dalam kondisi Covid-19 ini, Mahasiswa Maluku yang ada di perantauan khususnya wilayah Makassar, harus memelihara hubungan baik persaudaraan tanpa membeda-bedakan status suku, ras maupun agama sebagaimana hidup orang basudara Maluku, Ale Rasa Beta Rasa, Katong Samua Basudara.

Posko yang dibentuk oleh Mahasiswa Maluku, terus menjaring bantuan agar mahasiswa tetap aman dalam ketersedian komsumsi sehari-hari dengan tidak membebani orang tua di kampung halaman yang juga terkena dampak Covid-19, tutup Alie Al-Hakim. (*/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here