Kabarnusantaranews,

Makassar;-

Kepala LLDIKTI IX Sulawesi Prof.Dr.H.Jasruddin Daud M, M.Si., memukau peserta Dialog Online via Zoom yang digelar Forum Perpustakaan Lorong Desa Sulsel dan Yayasan Ulul Albab Bawakaraeng, Minggu 19/4.

Dialog jarak jauh yang difasilitasi Bachtiar Adnan Kusuma, mendapat tanggapan fositif dari seluruh peserta yang diikuti para guru-guru, dosen, da’i, Duta Baca Sulsel dan penggerak literasi dipandu Labbiri, S.Pd.M.Pd.

Menurut Prof Jasruddin, tidak ada yang bisa mengubah nasib seseorang menjadi lebih baik, tanpa pendidikan atau sekolah yang direncanakan dengan baik. Menuntut ilmu adalah hukumnya wajib bagi laki-laki dan perempuan.

Karena itu, mantan Direktur PPS UNM ini, menegaskan kalau sukses itu relatif.

Sukses itu sebuah peluang yang tidak boleh disia-siakan. Selain anak terlahir dalam kondisi fitrah, orang tualah yang membentuk dan menjadikannnya anak yang sukses berpikir dan berjiwa besar.

“Usia dini merupakan usia emas anak tidak terlalu penting untuk pelajaran calistung, tapi bagaimana mendesain penyiapan untuk pengembangan potensi sukses masa depan anak-anak kita” papar Jasruddin.

Selain itu, Jasruddin juga sangat percaya, kalau Allah tidak mengubah nasib suatu kaum hingga dia sendiri yang berusaha mengubahnya.

Jadilah guru yang menginspirasi bukan guru yang banyak mengajar di kelas. Sementara itu, terkait merebaknya covid 19, Jasruddin kembali mengingatkan antara covid-19 dengan virus revolusi industri 4.0 memiliki kesamaan, yakni kepanikan massal.

” Kita mestinya bersyukur dengan kasus covid 19, hikmahnya adalah kita dituntut agar bisa memainkan IT agar tidak ketinggalan jauh. Karena mahir IT tidak perlu gelar atau sekolah tinggi-tinggi. Karenanya, Jasruddin menegaskan kembali tanpa kita sadari, IT telah mengacak-ngacak kehidupan manusia,” cetusnya.

Memantik hikmah adanya covid-19 adalah memudahkan kita dalam mengadakan pembelajaran/seminar online. Karena itu, Jasruddin berpesan kepada peserta diskusi bahwa jika Anda stres menghadapi covid-19 kembalilah mengingat Allah.

“Sebab segala sesuatu takkan terjadi tanpa izin-Nya,” tutupnya.(*/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here