Kabarnusantaranews, Luwu Utara;- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, melalui Direktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial, Erna Rosdiana, memberikan apresiasi kepada Luwu Utara atas suksesnya kerja bareng jemput bola (jareng jebol) melalui program pemberian izin akses legal Perhutanan Sosial di Kabupaten Luwu Utara.

Erna Rosdiana menyebutkan, target 22 hari kerja bareng jemput bola Perhutanan Sosial di Kabupaten Luwu Utara malah bisa diselesaikan lebih cepat, yakni hanya 16 hari saja.

Capaian ini, kata Erna Rosdiana, membuktikan bahwa semua pihak mau bekerja bersama untuk menyukseskan program Perhutanan Sosial di Kabupaten Luwu Utara.

“Mulai dari proses kami melayani masyarakat sampai keluarnya izin atau SK itu bisa diselesaikan dalam waktu yang cepat. Dalam 16 hari saja, izin bisa keluar. Ternyata Luwu Utara memang keren, indah, dan sangat luar biasa,” kata Erna di acara Talkshow Perhutanan Sosial, Sabtu (9/11/2019), di Tribun Utama Lapangan Tamsis Masamba, Luwu Utara.

Hal lain yang menggembirakan menurut dia adalah pemahaman masyarakat terkait program Perhutanan Sosial yanh sudah semakin baik.

“Ternyata Perhutanan Sosial sudah cukup dipahami, sehingga kita bisa melakukan loncatan berikutnya. Ini semata untuk kesejahteraan dan kedaulatan rakyat itu sendiri demi Indonesia unggul dan maju,” tandasnya.

Hadir dalam Talkshow ini para pelaku utama Perhutanan Sosial, seperti pemegang izin PS, Petani, Penyuluh, dan kaum milenial, serta para pengambil keputusan seperti perwakilan Kemendagri Royadi, Direktur Penyiapan Kawasan PS Erna Rosdiana, Bupati Indah Putri Indriani, Asisten II Pemprov Sulsel Muhammad Firda, LEI, dan Ketua GenPI Tita Kamila.(*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here