Kabar Nusantara News;- Makanan tradisional di sebuah daerah selalu menjadi incaran oleh para pelancong dan wisatawan ketika berkunjung ke daerah tersebut.Food (01/09/2018)

Bagaimana tidak,makanan tradisional yang sering kita jumpai, diketahui terbuat dari bahan tanpa pengawet (Red;Alami) yang bisa dinikmati untuk semua kalangan.

Misalnya saja Kapurung,Dilansir dari Wikipedia Kapurung adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu.

Pembuatan Kapurung pun sederhana,Hanya dimasak sekitar 2-3 jam dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran Kapurung bisa langsung disantap.

Meskipun makanan tradisional, Kapurung saat ini mulai populer di Wilayah Indonesia terkhusus Warung-warung yang ada di Kota Makassar.

Hal ini terlihat ketika kita berkunjung di warung-warung khusus yang bertuliskan Masakan Palopo atau Luwu Baik di Makassar,jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Kapurung pun juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kapurung’ ini sering juga di sebut Pugalu atau Bugalu.

Konon Tekstur Kapurung yang kental dan lengket mampu merekatkan kembali hati manusia yang sedang patah dan hancur.

Sangat dianjurkan bagi mereka yang sedang sakit hati, karna diputus pacar, ditinggal pasangan, gagal move on dan sebagainya.(ul/arh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here