Kabarnusantaranews, Makassar;- Hari Jadi Sulsel Ke-350 tahun 2019 ini menjadi HUT kedua bagi Prof. Nurdin Abdullah (NA) sebagai sebagai Gubernur Sulsel. Ia pun menyampaikan harapannya.

“Ini wujud kesyukuran kita bentuknya puncak perayaan sidang paripurna dilakukan di kantor DPRD. Kita mau berbuat besar pada momentum ini,” kata Nurdin Abdullah.

Harapan yang disampaikan oleh Nurdin, bahwa Sulsel harus menjadi rumah bersama. Seluruh pimpinan daerah bersinergi bersama, meninggalkan ego sektoral.

“Posisi Pemprov itu wakil pemerintah pusat, tugasnya bagaimana mensuport dan mendukung kinerja pemerintah daerah,” sebutnya.

Di tahun 2019 Pemprov sudah mengalokasikan bantuan keuangan daerah sekitar Rp300 miliar. Gubernur menyebutkan Ini sebuah wujud perhatian provinsi terhadap kabupaten/kota. Di tahun 2020 akan naik lagi sebesar Rp200 miliar. Ia mendorong bupati dan walikota agar mampu melihat hal-hal yang bisa didorong bersama sehingga masyarakat bisa sejahtera.

“Seperti akses ke kawasan wisata. Pemprov hadir di situ. Penataan kawasan wisata, layanan kesehatan, rumah sakit kita dorong agar tidak bertumpu di Makassar. Saya ingin mengajak seluruh Pemerintah daerah untuk melangkah bersama menuju Sulsel yang semakin maju,” ujar Nurdin.

Sulsel menjadi daerah mandiri benih juga menjadi harapannya. Mulai dari jagung, padi dan holtikultura. Sulsel menjadi sumber benih unggul kawasan Indonesia timur.

Sulsel menjadi lumbung daging nasional juga menjadi harapannya. Untuk mewujudkan ini, Seko di Luwu Utara menjadi perhatiannya.

Sulsel juga memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi penyangga utama Ibu Kota Baru Negara di Kalimantan Timur.

“Sulsel yang paling besar tanggung jawabnya, sejarah mencatat Sulsel sebagai penyangga utama pangan ke Kalimantan. Kita harus persiapkan ini, mulai dari alat berat dan konsultan. Seperti material semen dan bahan bangunan lainnya,” sebut Nurdin.(*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here