Kabarnusantaranews, Makassar;- Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. H. M. Nurdin Abdullah menekankan pentingnya seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel membangun sinergitas.

Menurut Gubernur yang pada 5 Sepetember 2019 lalu genap satu tahun memimpin Sulsel, dorongan untuk bersinergi perlu dilakukan untuk mengetahui kebutuhan di tiap-tiap OPD Pemprov.

“Saya harap sinergi antara seluruh Dinas-Dinas, betul-betul terjadi. Kita tidak boleh kerja sendiri-sendiri. Kalau disupport dari Dinas lain, beban kita jadi ringan. Kita harus bersinergi supaya semua pekerjaan ringan,” ungkap Prof Nurdin pada kunjungannya di Kantor Bappeda Pemprov Sulsel, Rabu (11/9).

Bagi Gubernur Nurdin, ajakan sinergitas selain untuk meringkan beban Dinas masing-masing, juga agar pemanfaatan anggaran bisa lebih diarahkan sesuai kebutuhan dinas terkait.

“Jadi bapak ibu sekalian yang sama kita hormati, dana kita setiap tahun harus bersinergi. Bikin sesuatu sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan,” tegas mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

“Jadi saya berharap di tahun 2020 tidak ada lagi anggaran yang terlambat ditender. Kenapa itu terjadi? Karena perencanaan tersebut bukan kebutuhan melainkan keinginan,” beber mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Pada kesempatan itu juga Gubernur Sulsel kedua yang bergelar profesor ini menyampaikan harapan besarnya agar tiap OPD menyelesaikan semua pekerjaan termasuk tender pada akhir tahun bukan pada awal tahun.

“Banyak hal yang bisa kita bicarakan. Saya berharap betul-betul tahun 2020 ini tidak ada lagi program ditender pada bulan Januari dan Februari tapi semua sudah selesai pada bulan Desember,” tegasnya.

“Bayangkan kalau dimulai pada bulan Maret, maka Januari dan Februari semua akan nganggur, bukan hanya buruh tapi juga tokoh bangunan,” sambungnya.

Olehnya itu, menurut Gubernur Nurdin, jika waktu tender molor tender melibatkan anggota Dewan pada rapat internal di masing-masing OPD.

“Kita undang DPRD untuk melakukan rapat internal di Dinas kita masing-masing. Tidak ada program pemerintah tanpa dukungan politik. Bayangkan DAU (Dana Alokasi Umum) kita ini setiap tahun harus menghasilkan sesuatu. Dan apa yang mau bikin Dinas mana misalnya di situ kita serahkan anggarannya,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here