Gubernur Sulsel Minta Berita “Uang Panai’” Tidak di Besar-Besarkan

Kabarnusantaranews, Makassar;- Masyarakat Sulsel khususnya muda-mudi kembali heboh dengan Uang Panai’.

Baru-baru ini dua perempuan di Sulsel ditempat yang berbeda Yakni Bantaeng dan Enrekang di lamar dengan uang panai’yang cukup membuat orang terkaget-kaget.

Pasalnya, Perempuan asal Kabupaten Bantaeng tersebut dilamar dengan Uang Panai’sekitar 300 Juta, sementara untuk Perempuan asal Enrekang dilamar sekitar Rp.500 Juta uang Panai’.

Kejadian ini pun mendapat tanggapan dari Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah yang mengatakan jika besarnya uang panai’tidak usah dibesar-besarkan.

Ia takut jika akibat dari mahalnya atau viralnya uang panai’ akan berdampak pada Anak muda di Sulsel.

“Uang Panai’ adalah salah satu budaya orang bugis makassar, akan tetapi sebaiknya berita seperti ini tidak perlu terlalu dibesar-besarkan. Yang kami takutkan, anak-anak muda semakin takut untuk menikah dan lebih memilih jalur yang tidak benar.

Pada dasarnya, yang terpenting dalam sebuah pernikahan adalah niat dan usaha. Benar atau Betul?”Ucapnya melalui Akun Facebooknya, 15/06.

Postingan Eks Bupati Bantaeng ini pun mendapat respon bermacam-macam dari netizen.

@lilik”Setuju pendapat bapak gubernur , ini media sosial dan setiap orang berbeda beda pendapat ,yg penting ahlaknya yg mulia dan bertanggung jawab uang panai hanya budaya yg penting Sunnah Rasulullah.”(Sf/Dn)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *