Kabar Nusantara News;- Pemilu 2019 yang seharusnya menjadi pesta demokrasi buat masyarakat Indonesia ternyata juga melibatkan kelompok Setan.Makassar (08/05/2019)

Terbukti, sebelum pemilu 2019 digelar 17 April lalu, salah satu setan ternama di Indonesia yaitu “Genderuwo” turut dikaitkan dengan Pilpres Indonesia.

Seperti yang diucapkan Jokowi beberapa bulan lalu sebelum pemilihan yang mengatakan adanya gaya politik “Genderuwo”.

“Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran. Setelah takut yang kedua membuat sebuah ketidakpastian. Itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwa,” ujar Jokowi.

Pasca pilpres, Politisi Partai Demokrat Andi Arief kembali memunculkan salah satu nama setan yakni “Setan Gundul”.

Andi menyinggung Koalisi Prabowo-Sandi yang dianggapnya ada “Setan Gundul” yang membisik Prabowo untuk mengklaim dirinya menang 62 persen di Pilpres 2019.

“Dalam Koalisi Adil Makmur, ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya, muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” kata Andi Arief dalam Twitter resminya, Senin (6/5/2019).

Pernyataan tersebut pun membuat kegaduhan di Masyarakat hingga Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Saat ini, pernyataan Elite Partai Demokrat tersebut pun masih terus menjadi pembahasan dari berbagai kalangan elite politik Partai dan pengamat politik.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here