Kabarnusantaranews,Makassar;– Salah satu upaya pemerintah agar arus ekonomi terus berjalan selama pandemi Covid-19 melanda yaitu dengan melakukan transformasi digital yang dapat mempermudah nasabah dalam bertransaksi tanpa harus mendatangi kerumunan atau bersentuhan. Atas dasar tersebut lahirlah sebuah aplikasi bernama QRIS.

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan upaya standarisasi yang dibuat oleh Bank Indonesia untuk seluruh perusahaan yang menggunakan teknologi finansial.

Bank Sulselbar merupakan salah satu bank yang saat ini telah menerapkan aplikasi tersebut ke tiap nasabahnya.

Pimpinan Grup TI Bank Sulselbar, Muhammad Iqbal mengungkapkan dalam menggunakan aplikasi tersebut, Bank Sulselbar melihat dua sisi, satu sisi sebagai kebijakan yang pastinya akan ada benefit. Kedua QRIS ini merupakan bagian dari implementasi transformasi digital Bank Sulselbar.

“Jadi kita ingin merangkul semua sistem pembayaran untuk bisa meningkatkan nasabah kita di Sulawesi Selatan dan Sulawesi barat untuk bisa melakukan tranksaksi tanpa harus kontak di tengah pandemi ini”, ungkap Muhammad Iqbal saat menjadi narasumber di Celebes Virtual Business Week, Senin (26/7) di Function Room Menara Bosowa.

Dalam taklshow virtual bertemakan “Permudah Nasabah dengan Transaksi Digital QRIS di Masa Pandemi” ia pun mengatakan jika QRIS dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia sesuai dengan motto yang diusungnya.

“Salah satu benefit di QRIS ini sesuai dengan motto mereka itu adalah universal, jadi bisa digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik itu pengguna mobile banking Bank Sulselbar, bank pemerintah, bank swasta, itu bisa menggunakan QRIS. Termasuk masyarakat yang menggunakan platform fintech misalnya ovo, itu bisa menggunakan fasilitas ini,” tambahnya.

Soal keamanan, Bank Indonesia telah bekerja sama dengan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia) agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama melakukan pembayaran melalui QRIS.

“Seluruh bank yang ikut serta dalam QRIS ini melalui tahapan-tahapan yang ketat, jadi BI mengambil asosiasi namanya ASPI untuk melakukan verifikasi terhadap sebuah interkoneksi sistem di masing-masing perbankan, jadi Insha Allah keamanannya terjamin tinggal mungkin bagaimana sosialisasi yang harus massif di masyarakat tentang QRIS ini”, tutup Iqbal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here