Tuesday, August 16, 2022
HomeSOSIAL & KESRAGelar Sosper, Ini Pesan Ketua DPRD Makassar Kepada Pemuda

Gelar Sosper, Ini Pesan Ketua DPRD Makassar Kepada Pemuda

- Advertisement -

Kabarnusantaranews,Makassar;– Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 6 Tahun 2019, tentang kepemudaan di Hotel Dmaleo Kota Makassar, Rabu (9/3/2022).

Pada kesempatan ini, Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo mendorong seluruh pemuda di Kota Makassar berkolaborasi dengan Pemerintah dalam membangun Kota Makassar sekaligus mencari solusi dari permasalahan yang ada.

Politisi Partai Nasdem itu, mengaku peran pemuda sangat dibutuhkan oleh pemerintah dalam pembangunan di Kota Makassar.

Menurut dia, pada 2022 ini Pemkot Makassar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) telah menggolontorkan ratusan miliar anggaran untuk kepentingan pemuda. Diantaranya pembangunan sirkuit di Kecamatan Biringkanaya dan sejumlah pembenahan fasum-fasos untuk tempat kreatifas pemuda.

“Perhatian Pemerintah pada tahun ini kepada pemuda cukup luar biasa. Anggaran sangat besar dan ini telah menjadi sejarah di Kota Makassar,” Kata Rudianto Lallo.

Legislator dua periode itu mendorong agar pemuda lebih meningkatkan kreatifitas, serta mengasah keahlian, apapun itu. Hal itu juga dianggap dapat meminimalisir perang kelompok antar pemuda.

“Khusus untuk di Utara Kota Makassar, mari kita ciptakan pemuda yang kreatifitas, pemuda yang bermanfaat untuk sesamanya,”ujar Rudianto Lallo.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Malassar, Andi Patiware menambahkan segala kebutuhan pemuda di Kota Makassar pada 2022 ini telah direncanakan dengan baik serta didukung dengan anggaran besar yamg mencapai Rp200 Miliar lebih. Anggaran itu akan direalisasikan memalui pembinaan dan pelatihan.

“Pemuda adalah aset bangsa. Pemerintah Kota ingin mewujudkan pemudanya kreatifitas sehingga telah didukung dengan anggaran besar untuk meningkatkan skil yang dimilikinya,” kata Andi Patiware.

Sementara itu Susunan Halim mengatakan saat ini di era digitalisasi pemuda semakin bebas berkreativitas. Pemuda cenderung tidak berpikir menjadi ASN untuk meningkatkan keistimewaan hidup, atau kebutuhan hidupnya seakan terpenuhi saat menjadi ASN.

“Tapi sekarang terbalik, pemuda dengan kreativitas yang baik dapat menjadi jutawan bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain,” kata Susuman Halim.

- Advertisement -


RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -







Most Popular

Recent Comments