Kabarnusantaranews, Bulukumba;- Masa pemerintahan A.M. Sukri A. Sappewali dan Tomy Satria Yulianto dalam menahkodai Kabupaten Bulukumba hampir memasuki usia empat tahun masa jabatan.

Dilantik sejak Februari empat tahun lalu, beragam capaian penghargaan yang telah di torehkan pemerintah kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi.

Pada tahun 2019 di bawah nahkoda bupati dan wakil bupati bulukumba tercatat ada 20 penghargaan yang telah diterima Pemkab Bulukumba baik itu penghargaan Tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Penghargaan tingkat nasional misalnya, pemerintah kabupaten bulukumba berhasil meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) Dari BPK RI atas hasil pemeriksaan keuangan pemerintah daerah tahun 2018.

Raihan WTP ini di berikan langsung oleh kepala BPK RI perwakilan sulawesi selatan kepada bupati bulukumba pada tanggal 20 Mei 2019 sekaligus menetapkan raihan WTP kabupaten bulukumba 7 kali berturut-turut.

Pada sektor pariwisata pemerintah kabupaten bulukumba berhasil meraih rekor muri pakaian hitam terbanyak pada festival pinisi yang di terima pada bulan November 2019.

Pada bulan november di tahun yang sama pemkab kembali meraih 5 penghargaan dalam sebulan di antaranya juara 2 sekolah sehat berkarakter tingkat nasional, juara 1 tenaga kesehatan teladan tingkat nasional kategori farmasi, rekor muri pakaian hitam terbanyak, penghargaan kabupaten sehat “swasti saba wistara dan penghargaan Tokoh penggerak nasional perhutanan sosial yang di terima oleh kadis kehutanan Bulukumba Andi misba.

“Adipura kota kecil itu penghargaan pertama yang di peroleh oleh pemkab bulukumba oleh wapres yusuf kalla pada awal tahun 2019,” terang bupati bulukumba A.M Sukri Sappewali

Lebih lanjut, Pemkab Bulukumba juga berhasil menurunkan angka kemiskinan dari angka 7,97% di tahun 2017 menjadi 7,48% di 2018 hingga 7,26% pada tahun 2019.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here