Kabarnusantaranews,Makasar– Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Poltekkes Kemenkes Makassar Tahun 2020/2021, melaksanakan rapat kerja di ruang Rapat Jurusan Keperawatan, Jumat (27/11).

Rapat kerja ini dihadiri oleh Ketua DPD PPNI Kota Makassar, Sekertaris PPNI, Wakil Ketua Bidang OKK DPD PPNI, Ketua Jurusan Keperawatan, pengurus dan anggota DPK PPNI Poltekkes Makassar.

“Pelaksanaan rapat kerja yang menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ini, diharapkan dapat menghasilkan program kerja yang dapat berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan organisasi,” ungkap ketua panitia raker Ns Muhammad Ardi, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.M.B.

Pelaksanaan rapat kerja sudah diawali dengan rapat secara virtual yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 November 2020 dan telah menyiapkan format proker untuk dilakukan diskusi lanjut oleh masing-masing seksi yang dilakukan secara online.

Dalam sambutan Ketua Jurusan Keperawatan Hj. Harliani, S.Kp., M.Kes menekankan, perlunya seksi diklat memprogramkan pelatihan uji kompetensi untuk meningkatkan persentasi kelulusan Ukom.

Rapat kerja dibahas dengan alot melalui pemaparan program kerja masing-masing seksi oleh Sekertaris DPK PPNI Poltekkes Makassar H. Rauf Harmiady, S.Kep.Ns., M.Kes untuk mendapatkan masukan dari peserta rapat.

Sementara itu Ketua DPD PPNI Kota Makassar, H. Hamzah Tasa, S.Kep.Ns., M.Kes., M.Kep dalam sambutannya menekankan bahwa yang paling utama adalah bukan dari banyaknya proker, melainkan bagaimana proker bisa terlaksana.

Ketua DPK PPNI Poltekkes Makassar Yulianto, S.Kep.Ns., M.Kep dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat kerja ini seyogyanya dilakukan setelah pelantikan pengurus periode 2019-2024, namun karena pandemi Covid-19 sehingga baru dapat terlaksana.

“Jika Jurusan Keperawatan Polkesmas sebagai pusat pendidikan keperawatan, Maka DPK PPNI Polkesmas hadir sebagai pusat pelatihan sehingga perlu dilakukan mapping anggota (SDM dosen) untuk mengikuti berbagai Training of Trainer (ToT) sesuai bidang keilmuan guna mencapai tujuan tersebut , apalagi saat ini jumlah anggota sebanyak 712 mayoritas merupakan aggota baru (fresh graduate),” ungkap Yulianto.

Rapat kerja ditutup dengan sidang pleno pengesahan hasil program kerja masing-masing seksi oleh Ketua DPK Poltekkes Makassar. (rls/ard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here