Kabar Nusantara News;- Polisi menahan seorang pelajar SMK di Kota Bekasi atas tuduhan penganiayaan. Diduga kasus ini dipicu oleh rebutan pacar.Regional (26/09/2018)

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Jarius Saragih mengatakan, pelajar yang ditahan itu adalah RSD, 17 tahun.

“Korban berinisial WH mengalami luka bacok di perut,” kata Jarius, Rabu, 26 September 2018.

Duel antara RSD dan WH terjadi 23 September lalu di Duren Jaya, Bekasi Timur.Mereka sebelumnya saling tantang lewat aplikasi pesan singkat whatsapp dan sepakat untuk berduel.

“Korban lebih dulu tiba di lokasi,” ujar Jarius.

RSD datang belakangan bersama sejumlah kawannya. Ia membekali diri dengan celurit dan menyerang korban secara membabi buta. WH menderita luka di kaki, lengan, dan perut.

“Korban masih dirawat di rumah sakit, karena luka parah,” kata Jarius.

WH selamat meski menderita luka parah. Dia memberikan identitas tersangka kepada polisi. RSD ditangkap di rumahnya, Perumahan Wismajaya, Bekasi Timur.

“Motifnya karena rebutan perempuan,” ujar dia.

Kepada wartawan, tersangka mengatakan sakit hati karena dituduh merebut pacar korban. Ia juga tersinggung dengan berbagai ucapan korban yang dianggap merendahkan dirinya.

“Dia mengancam akan melukai kalau ketemu, kemudian janjian untuk berkelahi,” ujar RSD.

Akibat perbuatannya, pelajar itu dijerat menggunakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

“Celurit yang dipakai masih dicari, karena dibuang ke kali,” ucap Jarius.(*)

Irfan Darmawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here