Kabarnusantaranews,Makassar;– Ormas Nasionalis terbesar di Indonesia, Pemuda Pancasila menggelar Shalat Ghaib, Doa Bersama dan Tabur Bunga untuk patriot yang gugur menjalankan tugas di KRI Nanggala 402. Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Lantamal VI Makassar, jumat siang (30/4/21).

Ketua MPW Pemuda-Pancasila Sulawesi Selatan, Diza Rasyid Ali, menyampaikan turut berduka cita atas peristiwa ini.

Diza berharap para pemuda dan seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Sulsel harus berterimakasih atas perjuangan dan pengabdian para patriot bangsa ini yang gugur dalam menjalankan tugasnya menjaga kedaulatan negara Indonesia.

“Tabur bunga yang kami lakukan sebagai simbol bentuk penghormatan kepada para syuhada bahwa betapa hormatnya kami dan cintanya kami kepada mereka yang gugur,” pungkas Diza.

Ditambahkan, bahwa Pemuda Pancasila dari awal terpanggil untuk mendoakan para syuhada ini, kemudian menggabungkan dengan shalat ghoib sekaligus mendoakan dan membacakan surah Yasin kepada patriot bangsa.

“Kami gelar kegiatan ini di Lantamal VI Makassar ini, karena ini rumah mereka sehingga kami menshalatkan dan tahlilan disini,” tambah mantan Manajer Persija Jakarta ini.

Diketahui KRI Nanggala (402), juga dikenal sebagai Nanggala II, merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. KRI Nanggala berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur.

Kapal ini merupakan kapal kedua yang menyandang nama Nanggala dalam jajaran TNI AL dan termasuk dalam armada pemukul TNI Angkatan Laut. Nama Nanggala berasal dari nama senjata milik Prabu Baladewa dalam cerita pewayangan.

KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 saat melakukan latihan penembakan torpedo di Laut Bali. Saat itu, kapal selam ini membawa 53 awak.

KRI Nanggala kemudian dinyatakan tenggelam pada Sabtu, 24 April 2021 oleh TNI AL setelah ditemukannya puing-puing yang diduga berasal dari kapal selam tersebut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here