Kabarnusantaranews ;- Direktur Utama Bank Sulselbar H. Andi Muhammad Rahmat bersama beberapa Direksi/Pimpinan BPD menandatangani Perjanjian Kerjasama pola Kredit Sindikasi dengan total kredit yang disalurkan mencapai Rp.1,750 Triliun.

Penandatanganan Perjanjian tersebut dilakukan di Gedung Sinarmas Land Plaza Menara 2 Lantai 5 Ruang Golden Coin, Jl. MH. Thamrin No 51 Menteng, Jakarta Pusat. (26/9).

Pola sindikasi ini diinisiasi oleh Bank DKI, sementara Bank Sulselbar ikut berpartisipasi di bersama beberapa Lembaga Perbankan seperti Bank Nagari, Bank Jatim, Bank Jateng, Bank Kalsel, Bank Kalteng, Bank Maluku, Bank Papua dan 1 Bank Swasta yaitu Bank Nobu.

Direktur Utama Bank Sulselbar H. Andi Muhammad Rahmat mengungkapkan Bank Sulselbar sendiri menyuntikkan dana sebesar Rp.150 Miliar, kredit yang diberikan tersebut merupakan kredit investasi refinancing dengan jangka waktu 5 tahun.

“Semuanya diperuntukkan untuk membiayai pembelian alat-alat produksi PT Oki Pulp dan Paper Mills yang bergerak dibidang usaha pabrik pengolahan bubur kertas dan tissue,” kata Andi Rahmat.

Harapannya semoga kredit ini berjalan mulus hingga 5 tahun kedepan karena dana yang disalurkan cukup besar yaitu Rp.1,750 Triliun.

“Dengan ikut sertanya kami dalam pemberian kredit sindikasi ini tentu akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor kredit produktif kami, tidak tanggung-tanggung dana sebesar Rp.150 Miliar kami kucurkan untuk membantu pembiayaan investasi PT. Oki Pulp dan Paper Mills,” ucap Rahmat.

Sebelumnya, juga dengan pola sindikasi Bank Sulselbar bersama Bank BCA, telah menyalurkan kredit untuk membiayai pembangunan jalan Tol Abdi Pangeran Pettarani Makassar dengan plafond kredit sebesar Rp.230 Miliar.

Menurut Rahmat, bulan September ini Bank Sulselbar juga telah merealisasikan kredit kepada Pemda Sinjai sebesar Rp.185 Miliar untuk jangka waktu 4 tahun guna membiayai percepatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat Kabupaten Sinjai.

Jadi tercatat penyaluran kredit produktif Bank Sulselbar mengalami peningkatan dari bulan Agustus lalu dengan perincian Posisi Agustus 2019 Rp.3.222.117.052.241 dan Posisi September 2019 Rp.3.451.491.996.231.00.

“Sekiranya penyaluran kredit produktif kami dapat bertumbuh terus dan mengalami peningkatan sampai dengan akhir tahun ini sehingga dapat memenuhi harapan dan keinginan para pemegang saham,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here