Kabarnusantaranews,Gowa– Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina berharap kegiatan Jambore Abdi Meah Putih (AMP) menjadi media untuk mendidik para anggota AMP untuk lebih rajin, terampil, dan smart sesuai dengan visi misi organisasi.

Hal ini diungkapkan Kamsina saat membuka Jambore AMP Chapter VIII Tahun 2020 yang berlangsung di Puntiung, Desa Bissoloro, Kecamatan Bungaya, Sabtu (28/11) malam.

Ia mengatakan bahwa di era globalisasi saat ini penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama.

“Untuk itulah kita ingin membangun manusia yang berkarakter, memiliki watak, mampu menguasai ilmu pengetahuan, serta generasi muda yang tangguh dan memiliki budi pekerti yang luhur,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini dapat dijadikan sarana yang tepat untuk menumbuh kembangkan karakter bangsa yang baik.

“Melalui Jambore ini ada proses pembelajaran yang pada akhirnya diharapkan ada transformasi yang dapat menumbuhkan karakter positif, serta mengubah watak dari yang tidak baik menjadi baik. Esensinya membentuk karakter dan perilaku yang baik,” tambahnya.

Apresiasi juga diberikan Kamsina, kepada jajaran pengurus besar Abdi Merah Putih yang tetap konsisten mengadakan jambore setiap tahunnya.

“Semoga pelaksanaan ini dapat terlaksana dengan baik sehingga mampu mempererat persaudaraan dan persatuan dikalangan anggota Abdi Merah Putih,” ucap Pj Sekda Gowa yang juga menjabat Inspektur Inspektorat Kabupaten Gowa.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengkaderan AMP Provinsi Sulsel, Akbar menyampaikan bahwa AMP merupakan suatu sistem pendidikan non formal yang membantu melengkapi pendidikan formal.

“Gerakan ini sebagai wahana penting untuk membentuk watak, karakter dan kepribadian nasionalisme bagi generasi muda dan bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Akbar menjelaskan, gerakan AMP adalah tempat menempa keterampilan dan pengetahuan, memupuk jiwa disiplin dan membina semangat kebersamaan bagi para anggotanya.

“Di organisasi ini para generasi muda dapat belajar berbagai keterampilan yang tidak diperoleh di bangku sekolah, belajar berkomunikasi dengan berbagai kalangan, belajar bermaun dialam bebas, membangun keberanian, tanggungjawab, serta belajar memimpin anggota yang lain,” jelas Akbar.

Kegiatan jambore ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan, dimana pesertanya berasal dari perwakilan anggota AMP yang berasal dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here