Kabar Nusantara News;- Kunjungan Gabungan Beberapa Ormas ke Asrama Papua Jalan Cenderawasi beberapa waktu lalu mendapat sorotan dari berbagai pihak.Makassar (30/11/2018)

LBH Makassar dan Kontras Sulawesi mengecam tindakan beberapa gabungan ormas yang melakukan intimidasi kepada mahasiswa papua agar tidak melakukan aksi pada 1 Desember 2018.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua GP Anshor Kota Makassar Akbar Hadi memberikan pernyataan terkait atas Statemen LBH Makassar dan Kontras Sulawesi.

Dalam Pers Rilis yang diterima Jumat,30/11/2018, Akbar Hadi menyayangkan Sikap LBH dan Kontras Sulawesi yang dianggap terkesan langsung menyalahkan kelompok yang mendatangi mahasiswa papua.

Berikut pernyataan Sikap Wakil Ketua GP Ansor Akbar Hadi :

Menyikapi pers rilis yang dikeluarkan oleh teman-teman LBH dan KontraS Sulawesi, kami ingin memberikan pandangan beberapa hal :

Pertama, menyayangkan pernyataan sikap LBH yang disiarkan melalui media massa yang terkesan langsung menyalahkan kelompok yang mendatangi mahasiswa Papua di Makassar sebelum bertabayyun dulu dengan mereka dan tidak hanya mengambil keterangan satu pihak saja dan dianggap sebagai hal yang benar.

Kedua, Tabayyun yg dilakukan untuk mengklarifikasi soal rencana aksi yang diduga mendukung gerakan OPM sebagai organisasi yang menyerukan lepas dari NKRI tidaklah salah karena meupakan bagian dari demokrasi itu sendiri. Apalagi dalam proses klarifikasi itu telah ditemukan kesepakatan antara saudara2 mahasiswa Papua maupun kelompok ormas.

Ketiga, saudara2ku mahasiswa Papua juga telah secara tegas menyatakan sikapnya untuk tidak melakukan aksi yang mungkin akan berdampak terjadinya kekisruhan di Kota Makassar yang kita cintai ini, dengan mendatangi langsung pihak kepolisian. Sehingga sikap tersebut harus kita hormati dan apresiasi.

Keempat, kami menilai ada pihak-pihak yang mencoba melebarkan masalah ini atau upaya provokasi pasca kejadian yang telah diselesaikan secara kekeluargaan itu. Beberapa isu bahkan mengarah ke SARA padahal tak ada satupun hinaan atau hujatan terhadap saudara2 kita mahasiswa Papua.

Kelima, kami mendukung segala kegiatan kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat sepanjang isu-isu yang diangkat itu tidak melegalkan kegiatan yang mengarah kepada perbuatan makar atau kegiatan yang mendukung organisasi terlarang dalam rangka menjaga kesatuan NKRI yang kita cintai ini.

Keenam, agenda aksi bertema “Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua Sebagai Solusi yang Paling Demokratis” yang akan dilakukan oleh saudara2ku mahasiswa Papua di Makassar bagi saya patut untuk dilakukan klarifikasi karena mengarah kepada keinginan untuk melepaskan diri dari NKRI yang mana hal tersebut paling getol disuarakan oleh OPM. Dan bila itu benar adanya tentu harus ditolak seperti halnya kami menolak HTI yang telah dibubarkan oleh pemerintah

Ketujuh, kami berharap semua elemen bisa menjaga kondusifitas di Kota Makassar dengan tidak melakukan upaya provokasi yang dapat berujung terjadinya kekacauan. Apabila ada hal2 yang menyangkut pelanggaran hukum maka mari kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti.

Terimakasih. Salam Damai dan NKRI

Wallahul Muaffiq Ila Aqwamith Thariq

Akbar Hadi

(Wakil Ketua GP ANSOR Makassar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here