Kabar Nusantara News:- Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Sulawesi Barat mendapatkan dua Tambahan Anggota Bawaslu setelah sebelumnya di tetapkan 3 Anggota Saja.Makassar (14/07/2018)

Sesuai dalam surat ketetapan BAWASLU RI Yaitu Berdasarkan Berita Acara tentang Penetapan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan
Umum Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Bali dan Provinsi Penambahan Terpilih Masa Jabatan
2018-2023 Nomor 0504/K.BAWASLU/HK.01.00/VII/2018 tanggal 13 Juli 2018 dan atas kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 19 Tahun 2017 tentang
Pembentukan, Pemberhentian, dan Penggantian Antar Waktu Badan Pengawas Pemilihan
Umum Provinsi, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas
Pemilihan Umum Kecamatan, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa, Panitia
Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara, Bawaslu
mengumumkan Penetapan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Bali dan Provinsi Penambahan Terpilih Masa Jabatan 2018-2023.

Salah satu Anggota Bawaslu Sulbar Fitrinela Patonangi yang baru saja mendapatkan Kuota tambahan bersyukur karena bisa terpilih,diapun berharap agar bisa menjadikan bawaslu sebagai lembaga terpercaya.

“Saya berharap,Bagaimana agar bisa menjadikan Bawaslu sebagai lembaga pengawasan terpercaya,dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada yang jujur,adil dan demokratis,jadi untuk mencapai itu perlu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan sesuai dengan slogan Bawaslu “bersama rakyat awasi pemilu,bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu”.ungkapnya saat di hubungi via Whatt’s app sabtu 14 Juli

Fitri yang juga lulusan Sarjana Hukum Ini akan meningkatkan kepercayaam masyarakat terhadap lembaga Bawaslu.

“Insha allah,kita akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan kualitas kinerja,membangun sistem informasi kerja yang transparan dan akuntabel,dan paling ingin mendekatkan Bawaslu dengan masyarakat sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,kita butuhkan kerjasama dengan berbagai pihak khususnya perguruan tinggi.”pungkasnya

Dia juga menambahkan agar bagaimana semua pihak memberikan dukungan.

“karena beban Bawaslu yang besar makanya perlu dibangun model pengawasan yang efektif dan efesien dan juga dukungan serta support dari semua kalangan,kita juga berharap bagaimana membangun SDM pengawas pemilu,sebagai perempuan tentunya bagaimana keterlibatan Bawaslu sebagai lembaga pengawas yang memiliki sensitivitas terhadap gender.”tutupnya

Penulis : AA || Editor : Arwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here