Kabar Nusantara News;- Maraknya Informasi Adopsi Anak pasca Gempa Palu dan Donggala ternyata Masih simpang siur.Makassar (06/10/2018)

Pasca RSUD Makassar mengeluarkan pernyataan bahwa info tentang adopsi anak itu tidak benar alias Hoax,info tersebut pun kini ditanggapi Oleh KPAI.

Dr. Seto Mulyadi Mengungkapkan jika Pemerintah dan Masyarakat Harus Waspada Penjualan Anak pasca gempa dan tsunami Palu.

“sekarang harus waspada,Penjualan anaka Rawan terjadi.”ungkapnya kepada Awak Media.

Sementara Itu,Salah seorang Warga Asal Luwu Asri Yusuf baru saja mendapatkan sebua pesan melalui Sosial Media Whatt’s App yang menanyakan perihal pengadopsi Anak Korban Gempa.

Acci Sapaan Asry Yusuf membenarkan hal tersebut dan mengaku kaget atas kejadian tersebut.

Screen Shoot Percakapan Asri Yusuf Dan Diduga Pelaku (Foto/Isitimewah)

“iya saya kaget kenapa ada tiba-tiba hubungi saya,padahal saya tidak pernah urus soal adopsi anak,saya curiga sudah mulai ada syndicate penjualan anak pasca gempa.”Ujar Asri saat di hubungi Via Whatt’s App Minggu,06/10.

Pemuda Luwu ini juga menambahkan jika sekalipun belum ada korban,kita hatus waspada sejak dini karena sangat Berbahaya.

“Biarpun belum ada korban,sekarang harus waspada,yang menghubungi saya tadi itu saya ancam lapor polisi dan akhirnya saya di blok.”tegasnya.(arh/fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here